Pria Paruh Baya di Polman Dicokok karena Cabuli Bocah Terbelakang Mental

Abdy Febriady - detikNews
Kamis, 24 Sep 2020 22:00 WIB
Pelaku pencabulan terhadap bocah keterbelakangan mental di Polewali Mandar ditangkap (Abdy Febriady/detikcom)
Pelaku pencabulan terhadap bocah keterbelakangan mental di Polewali Mandar ditangkap. (Abdy Febriady/detikcom)
Polewali Mandar -

Darius (45) diringkus Tim Opsnal Polres Polewali Mandar atas dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur. Korban diketahui mengalami keterbelakangan mental.

Warga Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar), ini dicokok polisi hari ini. Saat itu Darius sedang membantu tetangganya yang sedang membangun rumah.

"Awalnya personel mendapatkan informasi tentang keberadaan Saudara Darius yang mana pada saat itu sedang berada di rumah tetangganya sehingga personel langsung mengecek kebenaran informasi tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Polewali Mandar, AKP Syaiful Isnaini, Kamis (24/9/2020).

"Dan setelah tiba di tempat yang dimaksud, personel melihat tersangka sedang membantu tetangganya yang sedang membangun rumah, sehingga personel langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan tersangka tanpa ada perlawanan," sambungnya.

Peristiwa memilukan ini berawal ketika tersangka mengajak korban jalan-jalan ke rumahnya. Pelaku sempat memukul korban.

"Sesampainya di rumah, tersangka memukul dan menarik korban dan membawanya ke bale-bale yang terhalang tembok, kemudian melancarkan aksinya," terangnya.

Usai mencabuli korban, tersangka membawa korban pulang dalam keadaan menangis. "Keluarga yang curiga, menanyakan penyebab korban menangis, hingga akhirnya menceritakan peristiwa yang dialami kepada ibu kandungnya," jelasnya.

Untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut, tersangka kini diamankan di Mapolres Polewali Mandar. Tersangka dijerat Pasal 81 ayat (1, 2) juncto Pasal 76D subsider Pasal 82 ayat (1) juncto Pasal 76E UU Perlindungan Anak dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun.

"Dari hasil interogasi terhadap DR, membenarkan bahwa dirinya telah melakukan perbuatan sesuai laporan tersebut," kata Syaiful.

(jbr/jbr)