Disuruh Jual Barang Curian dari SMK, 2 Pria Ini Diupah Sebutir Ekstasi

Raja Adil Siregar - detikNews
Kamis, 24 Sep 2020 18:41 WIB
Polsek Babat Toman menangkap 3 pelaku pembobol sekolah di Musi Banyuasin (dok. Istimewa)
Polsek Babat Toman menangkap 3 pelaku pembobol sekolah di Musi Banyuasin. (dok. Istimewa)
Palembang -

Tiga pelaku pembobol sekolah menengah kejuruan (SMK) di Babat Toman, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), ditangkap. Kasus itu dilaporkan kepala sekolah, Nurhayati (43), setelah kaget melihat ruang guru berantakan.

"Dari laporan kepala sekolah kami telusuri. Saksi-saksi diperiksa dan diketahui ketiga pelaku ini," terang Kapolsek Babat Toman, AKP Ali Rojikin, saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (24/9/2020).

Informasi diterima detikcom, pembobolan sekolah di SMK Nurul Huda terjadi pada 3 September lalu. Personel Polsek Babat Toman lalu mengejar pelaku pada 21 September hingga membekuk Rusli pukul 01.00 WIB.

Kepada polisi, Rusli mengaku barang curian dijual bersama MR, yang kini masih DPO. Rusli mengaku hanya disuruh Mursal dan Karman dengan mendapat imbalan 1 butir pil ekstasi.

"RS dan MR yang menjual barang. Mereka disuruh MS dan K dengan imbalan 1 butir ekstasi. Sementara MS dan K ditangkap di rumah masing-masing," ujar mantan Kasat Reskrim Polres Lubuk Linggau tersebut.

Selain mengamankan ketiga pelaku, polisi turut mengamankan barang bukti seperti speaker aktif, printer, hingga meja. Seluruh barang bukti diketahui hasil kejahatan dan milik SMK Nurul Huda.

"Mereka masuk dengan mencongkel pintu pakai parang. Satu pelaku lain masih kami kejar," tegas Ali Rojikin.

(ras/jbr)