Dalami Peran Wanita SN soal Mahasiswi Digilir, Polisi Periksa Pihak Hotel

Hermawan Mappiwali - detikNews
Kamis, 24 Sep 2020 15:30 WIB
7 Orang yang diamankan terkait pemerkosaan mahasiswi secara bergiliran di Makassar (Hermawan-detikcom).
Wanita inisial SN saat diamankan polisi di Polsek Panakkukang, Makassar. (Hermawan/detikcom)
Makassar -

Peran wanita berinisial SN (21) yang diduga terlibat dalam kasus pemerkosaan secara bergilir mahasiswi berinisial EA (23) oleh sejumlah pria masih tanda tanya. Polisi terus menyelidiki kasus ini, salah satunya memanggil manajemen hotel tempat kejadian.

"Pada hari ini kami melakukan pemeriksaan tambahan terhadap pihak hotel dari pihak manajemen, terkait dengan keterangan-keterangan yang sudah diberikan sebelumnya," ujar Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Iqbal ditemui di kantornya, Jalan Pengayoman, Makassar, Kamis (24/9/2020).

Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu IqbalKanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Iqbal (Hermawan/detikcom)

Iqbal menegaskan pemeriksaan tambahan terhadap sejumlah pihak di kasus ini untuk menggali lebih dalam 7 orang yang sudah diamankan sebelumnya, dimana 3 orang jadi tersangka dan 4 orang dijadikan saksi termaksud wanita SN.

"Kita dalami keterangan daripada SN ini pada saat kejadian. Karena memang pada saat kejadian dari pihak hotel sendiri yang mengetahui kejadian itu ada dari pihak resepsionis dan ada dari pihak sekuriti," katanya.

Namun, Iqbal tidak mengungkap lebih jauh terkait hasil pemeriksaan terhadap pihak hotel. Dia hanya mengisyaratkan masih akan mendalami dan mengumpulkan barang bukti untuk mengungkap tersangka baru.

"Bukan hanya kepada SN tapi pihak pihak lain juga. Apabila memang dari keempat orang ini, apabila memang dalam perkembangannya mereka ada bukti yang kami temukan bisa saja ada tersangka-tersangka baru dalam perkara ini," paparnya.

Peran wanita SN dalam kasus mahasiswi diperkosa secara bergilir menuai tanda tanya, terlebih setelah laporan korban menyebut SN sebagai pelaku. Selain itu, salah satu tersangka pria inisial MF juga menyebut jika dirinya sempat ditawarkan oleh SN sesaat jelang pemerkosaan terjadi di hotel di kawasan Panakkukang, Makassar, pada Minggu (20/9) lalu.

Menurut MF, saat tiba di hotel, SN langsung memasukkan EA ke kamar 101, sedangkan dia masuk ke kamar mandi hotel. Setelah itu, MF ketemu SN untuk mengembalikan kunci motor.

"Saya kasih kunci motor, baru langsung dia bilang 'mau ko atau tidak?' (kau mau tidak?)," ujar MF saat ditemui di Polsek Panakkukang, Makassar, Rabu (23/9).

(nvl/idh)