MPR Ingatkan Mahasiswa Jadi Generasi Berkarakter & Berhati Pancasila

Angga Laraspati - detikNews
Rabu, 23 Sep 2020 18:31 WIB
MPR
Foto: Dok. MPR
Jakarta -

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengingatkan kepada para mahasiswa baru agar memanfaatkan kesempatan menempuh pendidikan di perguruan tinggi dengan baik. Ia mengatakan tak semua lulusan SLTA dapat merasakan pendidikan di bangku kuliah dikarenakan berbagai alasan.

Saat mengisi pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru Institut Manajemen Koperasi Indonesia (IKOPIN), secara virtual dari Ruang Kerjanya, Bamsoet mengungkapkan sebuah data dari Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, terdapat sekitar 3,7 juta lulusan SLTA setiap tahun.

"Dari jumlah tersebut, sekitar 1,8 juta atau 48,6 persen, terpaksa bekerja dan tidak dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Diperkirakan, setiap tahun hanya sekitar 30 persen lulusan SLTA yang dapat meneruskan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Rabu (23/9/2020).

Lebih lanjut, Ketua DPR RI ke-20 ini menekankan, eksistensi suatu bangsa sangat bergantung kualitas sumber daya manusia, yang juga tergantung pada kualitas sistem pendidikannya. Menurutnya, membangun karakter bangsa bukanlah langkah instan, tetapi memerlukan upaya yang bersifat masif, kontinyu, dan berkesinambungan.

Terlebih di tengah masa pandemi, bangsa Indonesia juga masih dihadapkan pada tantangan kebangsaan lainnya, seperti melemahnya rasa toleransi dalam keberagaman, demoralisasi generasi muda bangsa, dan memudarnya identitas dan karakter bangsa.

"Dalam kerangka pemikiran tersebut, MPR RI sebagai representasi rumah kebangsaan secara konsisten melaksanakan pembangunan karakter bangsa melalui pemasyarakatan Empat Pilar MPR RI, yang pada hakikatnya adalah pembangunan karakter dan jati diri bangsa Indonesia," tandas Bamsoet.

Di sisi lain, Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia ini mengajak para mahasiswa baru IKOPIN untuk mengangkat kembali citra dan marwah koperasi, sehingga akan lahir kader koperasi dan wirausahawan sukses yang berdaya saing global.

Selain itu, dirinya berharap para mahasiswa mampu menghasilkan penelitian yang mendorong lahirnya produk-produk kreatif dan inovatif di bidang per-koperasian dan kewirausahaan serta memotivasi tumbuhnya koperasi-koperasi dan UKM baru.

"Di tengah laju modernitas zaman, kehadiran IKOPIN sebagai institusi pendidikan yang menaruh perhatian khusus terhadap perkembangan koperasi sebagai bagian dari sistem perekonomian nasional, adalah suatu bentuk keberpihakan yang patut kita apresiasi bersama. Tanpa adanya keberpihakan, saya khawatir kita tidak akan mampu lagi memaknai koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional kita," jelas Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini juga turut mengapresiasi langkah IKOPIN yang menjadikan pengenalan kehidupan kampus tidak hanya sebagai proses adaptasi mahasiswa baru terhadap lingkungan pendidikan di kampus.

Melainkan juga membekali mahasiswa yang notabene termasuk generasi milenial dengan dasar-dasar pembentukan karakter kebangsaan melalui materi Empat Pilar MPR RI yang terdiri dari Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.

"Generasi milenial yang saat ini menjadi pembelajar di kampus, tidak saja dituntut menjadi generasi yang unggul dan berkualitas dalam bidang akademik, tetapi jauh lebih penting dari itu, adalah generasi yang berkarakter Indonesia dan berhati Pancasila," pungkas Bamsoet.

Turut hadir pada acara tersebut antara lain Rektor IKOPIN Burhanudin Abdullah, Wakil Rektor II IKOPIN Dandan Irawan, serta segenap civitas akademika IKOPIN yang hadir secara virtual.

Lihat juga video 'Mahfud Md: Papua Akan Dimekarkan Jadi 5 Wilayah':

[Gambas:Video 20detik]



(akn/ega)