Mendikbud Nadiem: Tak Ada Perubahan Kurikulum Nasional pada 2021

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Rabu, 23 Sep 2020 15:56 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim (kiri) menerima laporan Panitia Kerja (Panja) Pembelajaran Jarak Jauh dari Wakil Ketua Komisi X DPR Agustina Wilujeng Pramestuti (kanan) saat rapat kerja di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2020). Rapat kerja tersebut  membahas tentang laporan keuangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun Anggaran 2019, proses hibah hak paten merdeka belajar serta kebijakan sekolah yang berada dalam zona hijau COVID-19. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/nz
Mendikbud Nadiem Makarim (ANTARAFOTO/PUSPA PERWITASARI)
Jakarta -

Komisi X DPR RI melakukan rapat kerja bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim untuk membahas anggaran serta program prioritas Kemendikbud tahun 2021. Dalam rapat itu, Nadiem menegaskan tidak akan ada perubahan kurikulum nasional tahun 2021.

Rapat digelar secara fisik dan virtual di ruang rapat Komisi X, gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (23/9/2020). Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi X Hetifah Sjaifudian pada pukul 14.10 WIB.

"Jadi tahun 2021 tidak akan ada perubahan kurikulum nasional. Tahun 2021 tidak akan ada penyederhanaan yang bersifat nasional," kata Nadiem di lokasi rapat.

Mendikbud Nadiem Makarim Rapat dengan Komisi X DPR RIMendikbud Nadiem Makarim rapat dengan Komisi X DPR RI (Rahel/detikcom)

Nadiem menjelaskan salah satu program prioritas Kemendikbud adalah terkait sekolah dan guru penggerak. Kemendikbud akan berfokus pada pembinaan terhadap guru dan sekolah penggerak.

"Di tahun 2021 baik dari... kami akan berfokus membina ribuan sekolah penggerak untuk menjadi contoh-contoh awal perubahan pelatihan guru identifikasi dan distribusi guru penggerak dan program kepsek penggerak. Ini akan jadi fokus pada GTK (Ditjen Guru Tenaga Kependidikan Kemendikbud)," ujar Nadiem.

Selain itu, Nadiem mengungkapkan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud akan mendukung program sekolah penggerak dari aspek kurikulum. Ia mengatakan penyederhanaan kurikulum akan dilakukan Balitbang Kemendikbud guna meningkatkan sekolah penggerak, bukan penyederhanaan kurikulum dalam skala nasional.

"Dan juga Balitbang akan mendukung dari sisi melakukan prototyping untuk permutasi kurikulum perbaikan-perbaikan, penyederhanaan kurikulum. Jadi fokusnya akan di sekolah penggerak, bukan dalam skala nasional," ujarnya.

Diketahui sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengungkapkan telah melakukan penyederhanaan kurikulum tahun 2013 atas permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, uji coba kurikulum baru itu akan dilakukan mulai 2021.

"Sekarang kita ada tim yang kuat yang sedang melaksanakan mandat Pak Presiden untuk melakukan penyederhanaan dan rasionalisasi kurikulum 2013 yang untuk tahun 2021 akan mulai kita coba di berbagai macam sekolah penggerak kita," kata Nadiem dalam rapat bersama MPR/DPR RI pada Kamis (3/9)

(hel/knv)