38.181 Spesimen Corona di RI Diperiksa pada 23 September

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 23 Sep 2020 15:41 WIB
COVID-19 named by WHO for Novel coronavirus NCP concept. Doctor or lab technician in PPE suit holding blood sample with novel (new) coronavirus  in Wuhan, Hubei Province, China, medical and healthcare
Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/Pornpak Khunatorn)
Jakarta -

Pemerintah memeriksa 38.181 spesimen untuk melacak virus Corona (COVID-19) pada 23 September 2020. Dari total pemeriksaan itu, ditemukan kasus positif 4.465 kasus.

Data pemeriksaan ini diumumkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Satgas COVID-19. Data ini diperbarui setiap harinya setiap pukul 12.00 WIB.

Jumlah spesimen yang diperiksa adalah 38.181. Pemeriksaan dilakukan menggunakan metode swab atau RT-PCR sebanyak 37.718 dan TCM sebanyak 463 spesimen. Sementara itu, total orang yang telah diperiksa hingga saat ini sebanyak 1.799.563.

Pemeriksaan ini dilakukan di 343 laboratorium jejaring di seluruh Indonesia. Laboratorium RT-PCR sebanyak 323, TCM berjumlah 80. Sementara itu, 31 laboratorium melakukan pemeriksaan RT-PCR dan TCM.

Dari pemeriksaan itu, ditemukan kasus positif Corona sebanyak 4.465 kasus, sehingga total kasus COVID-19 di Indonesia hingga hari ini adalah 257.388.

Pada hari ini sebanyak 3.660 orang dinyatakan sembuh dari COVID-19, sehingga total menjadi 187.985 kasus sembuh. Sedangkan 140 pasien COVID-19 meninggal dunia, dan total kasus kematian akibat Corona di RI menjadi 9.977.

Sebelumnya, rekor spesimen yang diperiksa pemerintah terdata pada 19 September, yakni 44.543. Presiden Joko Widodo (Jokowi) diketahui menargetkan pemeriksaan spesimen sebanyak 30 ribu setiap hari. Dengan demikian, jumlah pemeriksaan spesimen Corona yang dilakukan pemerintah hari ini telah melampaui target Jokowi.

Tonton video 'Ma'ruf: Pandemi Tunjukkan Betapa Lemahnya Tata Kelola Kesehatan':

[Gambas:Video 20detik]



(lir/knv)