Pertama Kalinya, Ini Pidato Lengkap Presiden Jokowi di Sidang Umum PBB

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 23 Sep 2020 08:56 WIB
Presiden Jokowi saat berpidato di Sidang Umum PBB
Presiden Jokowi saat berpidato di Sidang Umum PBB (Foto: Biro Pers Setpres)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk pertama kalinya menyampaikan pidato dalam Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Jokowi bicara soal pandemi Corona, kerja sama antarnegara, hingga tentang Palestina.

Pidato Jokowi tersebut telah direkam sebelumnya dan ditayangkan di Markas PBB, New York, Amerika Serikat pada Selasa (22/9/2020) atau Rabu (23/9/2020) pagi. Pidato tersebut juga disiarkan lewat siaran langsung di akun YouTube Sekretariat Presiden Rabu (23/9/2020).

Jokowi berpidato dalam bahasa Indonesia. Namun, Jokowi beberapa kali menggunakan bahasa Inggris di sela-sela pidatonya.

"Di usia PBB yang ke-75 ini, kita patut bertanya apakah dunia yang kita impikan tersebut sudah tercapai. Saya kira jawaban kita sama, belum, konflik masih terjadi di berbagai belahan dunia, kemiskinan dan bahkan kelaparan masih terus dirasakan, prinsip-prinsip piagam PBB dan hukum internasional kerap tidak diindahkan termasuk penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah," kata Jokowi.

Presiden Jokowi saat berpidato di Sidang Umum PBBPresiden Jokowi saat berpidato di Sidang Umum PBB Foto: Biro Pers Setpres

Kemudian, Jokowi berbicara terkait dampak pandemi yang menyasar ke seluruh negara di dunia. Jokowi meminta semua negara bekerja sama melawan pandemi dan menjaga stabilitas perdamaian dunia.

"Kita juga paham virus ini tidak mengenal batas negara, no one is safe until everyone is, Jika perpecahan dan rivalitas terus terjadi maka saya khawatir pijakan bagi stabilitas dan perdamaian yang lestari akan goyah atau bahkan akan sirna.Dunia yang damai stabil dan sejahtera semakin sulit diwujudkan," ujarnya.

Di sisi lain, Jokowi juga meminta PBB untuk berbenah diri ke depan. PBB, menurut Jokowi harus lebih responsif menyelesaikan tantangan global.

"PBB harus senantiasa berbenah diri melakukan reformasi revitalisasi dan efisiensi. PBB harus dapat membuktikan bahwa multilateralism delivers termasuk pada saat terjadinya krisis. PBB harus lebih responsif dan efektif dalam menyelesaikan berbagai tantangan global dan kita semua memiliki tanggung jawab untuk terus memperkuat PBB agar PBB tetap relevan dan semakin kontributif sejalan dengan tantangan zaman," ungkap Jokowi.

Ini video 'Berbahasa Indonesia, Jokowi Pidato Perdana di Sidang Umum PBB':

[Gambas:Video 20detik]



Berikut pidato lengkap Jokowi, dalam Sidang Umum PBB hari ini: