Kubu Bobby Balas Sindir Tim Akhyar: Ada Eks Napi Kasusnya Lebih Seram

Ahmad Arfah Fansuri - detikNews
Selasa, 22 Sep 2020 18:50 WIB
Bobby Nasution datang ke KPU Medan (Datuk Haris Molana-detikcom)
Bobby Nasution bersama tim saat datang ke KPU Medan beberapa waktu lalu. (Datuk Haris Molana/detikcom)

Ketua DPC Demokrat Kota Medan Burhanuddin Sitepu membenarkan masuknya Gelmok di tim pemenangan pasangan Akhyar-Salman (Aman) di Pilkada Medan. Menurut Burhanuddin, masuknya nama Gelmok karena tim Aman tidak ingin membeda-bedakan orang.

"Dia salah satu tim pemenangan, relawan. Kalau buat kita, tidak membeda-bedakan orang," kata Burhanuddin.

Sebelumnya, cibiran datang dari Wasekjen Partai Demokrat Jansen Sitindaon terkait bakal calon Wali Kota Medan, Bobby Nasution, yang merekrut mantan narapidana korupsi, Abdillah, ke dalam tim pemenangan. Jansen mempertanyakan konsistensi Bobby soal pemberantasan korupsi.

"Dengan masuknya Pak Abdillah ini mau tidak mau kalimat-kalimat Bobby yang selama ini selalu nyinggung soal bersih-bersih di Kota Medan telah kehilangan tenaganya. Tak bermakna lagi," kata Jansen, Senin (21/9).

Jansen, yang juga Dewan Penasihat Tim Pemenangan Akhyar Nasution-Salman Alfarisi, menilai selama ini Bobby kerap menyinggung Pemko Medan yang gagal dalam pembangunan karena korupsi. Namun, menurut Jansen, Bobby malah merekrut Abdillah yang pernah terjerat kasus korupsi.

"Karena mereka yang menuding Pemko Medan berpuluh tahun terakhir gagal dalam segala hal infrastruktur, jalan berlubang, birokrasi termasuk korupsi. Buktinya, Pak Abdillah, Wali Kota dua periode yang tersandung korupsi mereka berdayakan sebagai tim sukses," ucapnya.


(jbr/jbr)