Banjir Saat Pandemi, Pemprov DKI Siapkan Penampungan 2 Kali Lipat

Arief Ikhsanudin - detikNews
Selasa, 22 Sep 2020 11:24 WIB
Wagub DKI Ahmad Riza Patria
Foto: Wagub DKI Ahmad Riza Patria (Ilman-detik)
Jakarta -

Wakil Gubernur DKI Jakarta A Riza Patria memprediksi musim hujan akan datang lebih cepat. Dia meminta kepada warga Jakarta untuk bersiap menghadapi banjir.

"Kita minta masyarakat bersiap di musim hujan, apalagi terjadi anomali di beberapa negara, ada terjadi banjir disertai badai. Pada percepatan, biasanya banjir di Jakarta terjadi di akhir Desember-Januari hingga sampai Maret," ucap A Riza Patria kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (21/9/2020).

"Ada percepatan (musim hujan), untuk itu, jadi masyarakat harus bersiap, disamping terus menjaga kebersihan lingkungan tidak membuang sampah," ujar Ariza.

Ariza menyebut jajarannya telah siaga mengantisipasi banjir. Terlebih, pada Senin (20/9) kemarin, Bendungan Katulampa, Bogor berstatus siaga 1.

"Kami minta masyarakat untuk bersiap, ada 82 kelurahan yang dilalui sungai Ciliwung yang dimungkinkan nanti terjadi genangan di sekitar sungai Ciliwung karena itu," kata A Riza.

Pemprov DKI Jakarta juga telah menyiapkan beberapa lokasi yang bisa digunakan untuk pengungsi. Menurutnya, lokasi pengungsian tetap akan mengedepankan protokol kesehatan virus Corona (COVID-19).

"Kami juga sudah menyiapkan titik-titik jumlah penampungan yang jumlahnya dua kali lipat karena ini masa pandemi COVID jadi kita tetep memperhatikan protokol COVID, kemudian juga jajaran kami sudah siap," katanya.

Diketahui, saat ini ada 56 RT dan 10 titik jalan di Ibu Kota yang masih terendam. Informasi tersebut didapat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta per pukul 09.00 WIB.

Saat ini ada 2 lokasi pengungsian di Musala Riyadhul Saadah, Kel. Kembangan Utara; dan Rusunawa Pengadegan, Kel. Pengadegan. Jumlah pengungsi saat ini adalah 38 jiwa.

54 Ekskavator Dikerahkan Antisipasi Banjir Jakarta

Ariza mengatakan Pemprov DKI juga sudah menyiapkan 54 ekskavator untuk mengantisipasi banjir. Pengerukan terus dilakukan setiap hari.

"Jadi kami sudah menyiapkan dan 54 ekskavator beko dan sebagainya yang melakukan pengerukan sepanjang hari," kata Ariza.

Bahkan, menurut A Riza, alat berat tersebut sudah beroperasi sejak awal tahun. Sehingga, bisa meminimalisir banjir saat musim hujan tiba.

"Bahkan sepanjang tahun beko atau ekskavator yang kami miliki pekerjakan seluruh jajaran kami untuk mengeruk sungai sungai di Jakarta waduk dan situ mudah mudahan bisa mengurangi," ucapnya.

Selain itu, saat Bendungan Katulampa, Bogor Jawa Barat, siaga 1 atau status awas pada Senin (21/9), Ariza mengaku sudah memerintahkan jajaran untuk antisipasi banjir hari ini. Kesiapan antisipasi banjir dilakukan di Pintu Air Manggarai sampai lokasi pengungsian.

"Pak Gubernur, saya dan jajaran juga mengecek langsung ke Pintu Air Manggarai. Kita sudah siapkan beberapa alat berat termasuk truk untuk mengambil sampah," kata Ariza.

"Dan kami juga sudah menyiapkan titik titik jumlah penampungan yang jumlahnya dua kali lipat karena ini masa pandmei COVID, jadi kita tetep memperhatikan protokol COVID kemudian juga jajaran kami sudah siap," kata Ariza.

(aik/knv)