Round-Up

Protes Sopir Angkot di Tanah Abang Gegara Ditegur Bawa 6 Penumpang

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 22 Sep 2020 07:46 WIB
Ditegur karena Angkot Isi 6 Penumpang, Sopir di Tanah Abang Ancam Mogok
Foto: Operasi yustisi di Tanah Abang, Jakarta Pusat. (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Operasi yustisi dengan sasaran angkutan umum mendapatkan protes dari sopir angkot. Sopir angkot memprotes aturan pembatasan angkutan umum maksimal 50 persen dari kapasitas angkutan.

Hal itu terjadi saat petugas gabungan dari Ditlantas Polda Metro Jaya, TNI, Satpol PP dan Dishub DKI Jakarta menggelar operasi yustisi di Jalan Jati Baru, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (21/9) kemarin. Sopir angkot tidak diterima lantaran ditindak ketika membawa 6 orang penumpang di dalam angkutan.

Sopir angkot bernama Gorlin Simbolon merasa tidak menyalahi aturan dengan membawa 6 orang penumpang. Menurutnya, kapasitas angkot mengangkut penumpang itu maksimal adalah 6 orang plus dirinya sebagai sopir.

"Saya lihat berita di TV penumpang biasanya 12 orang, kan kita penumpangnya 6 orang," kata Gorlin sambil menurunkan maskernya ke dagu, di lokasi, Senin (21/9/2020).

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri yang turut hadir dalam operasi tersebut, kemudian memberikan penjelasan kepada Gorlin soal aturan kapasitas 50 persen angkutan umum.

"Jadi gini Pak, penumpang ini termasuk pengemudi, jadi bukan jumlah penumpang. Tapi jumlah kapasitas orang. Jadi kapasitas orang itu...," kata Fahri.

Belum selesai Fahri berbicara, Gorlin memotongnya. Petugas yang lain pun mencoba mendengarkan keluh kesah sopir angkot tersebut.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3