Prarekonstruksi Mahasiswi Diperkosa Bergilir Usai, Begini Temuan Polisi

Hermawan Mappiwali - detikNews
Senin, 21 Sep 2020 19:57 WIB
Pra rekonstruksi mahasiswi diperkosa bergilir oleh sejumlah pria di Makassar (Hermawan-detikcom).
Foto: Pra rekonstruksi mahasiswi diperkosa bergilir oleh sejumlah pria di Makassar (Hermawan-detikcom).
Makassar -

Polisi telah selesai melakukan prarekonstruksi kasus mahasiswi diperkosa secara bergilir oleh sejumlah pria di Kota Makassar. Dari peran yang dilakukan para terduga pelaku, polisi menemukan jika korban digilir di dalam 1 kamar hotel yang telah dipesan.

"Sesuai laporan korban (digilir dalam 1 kamar)," ujar Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Iqbal Usman di lokasi prarekonstruksi, Senin (21/9/2020).

Saat prarekonstruksi di hotel tempat kejadian perkara di kawasan Panakkukang Makassar sore tadi memang tampak salah seorang terduga pelaku pria terlebih dahulu masuk ke dalam hotel menuju salah satu kamar ada di lantai dasar hotel.

Tak lama berselang datang korban inisial EA yang dalam kondisi mabuk menggunakan mobil bersama seorang rekannya yang juga perempuan, SN (23). Dari parkiran mobil SN bersama EA kemudian masuk ke dalam kamar hotel tersebut.

Pra rekonstruksi mahasiswi diperkosa bergilir oleh sejumlah pria di Makassar (Hermawan-detikcom).Foto: Pra rekonstruksi mahasiswi diperkosa bergilir oleh sejumlah pria di Makassar (Hermawan-detikcom).

Bebeberapa pria kemudian tampak menyusul EA dan SN masuk ke dalam kamar hotel tersebut. Mereka tampak masuk secara bergilir, pertama 1 orang disusul 4 pria lainnya.

Dalam kasus ini polisi memastikan ketujuh orang yang telah diamankan termasuk wanita SN, teman korban memiliki peran masing-masing. Namun polisi belum mengungkapkan peran masing-masing pelaku.

"Hasil dari sini kami akan lakukan gelar perkara untuk penentuan status ketujuh orang ini," kata Iptu Iqbal.

Iptu Iqbal mengatakan, proses gelar perkara penetapan tersangka akan memperjelas kesesuaian antara hasil prarekonstruksi dan hasil pemeriksaan dari para terduga pelaku, pihak hotel serta alat bukti lainnya.

"Termasuk keterangan korban serta rekaman CCTV dan petunjuk lainnya untuk menetapkan status tersangka dalam perkara ini," sambung Iptu Iqbal.

Dia menambahkan, proses penetapan tersangka nantinya akan membantu interogasi selanjutnya, di antaranya untuk mengetahui apa motif para terduga pelaku memperkosa korban secara bergilir.

"Tentunya kita sama-sama tunggu hasil penyelidikan ini, dilakukan gelar perkara," katanya.

(nvl/nvl)