1 Wanita Ikut Diamankan di Kasus Mahasiswi Makassar Digilir Pria, Siapa?

Hermawan Mappiwali - detikNews
Senin, 21 Sep 2020 19:24 WIB
7 Orang yang diamankan terkait pemerkosaan mahasiswi secara bergiliran di Makassar (Hermawan-detikcom).
SN, teman mahasiswi korban pemerkosaan secara bergilir yang turut diamankan polisi. (Hermawan/detikcom)
Makassar -

Polisi menggelar prarekonstruksi kasus dugaan pemerkosaan secara bergilir terhadap seorang mahasiswi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Salah satu yang didalami dalam prarekonstruksi ini adalah mengungkap peran 7 orang yang telah diamankan.

"Semua ada perannya masing-masing, kalau statusnya kita tunggu gelar perkara," ujar Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Iqbal Usman di lokasi prarekonstruksi, Senin (21/9/2020).

Prarekonstruksi digelar di sebuah hotel di kawasan Panakkukang, Makassar. Ada seorang wanita berinisial SN (21) yang yang dihadirkan dalam prarekonstruksi kasus ini.

SN disebut merupakan rekan korban. Selain itu, 6 orang yang diamankan polisi terkait kasus ini ialah UF (21), NA (20) IS (23), AF (22), MF (26), dan IB 25.

Namun polisi belum mengungkapkan lebih jauh peran ketujuh orang tersebut dalam kasus ini.

"Mereka semua ada di TKP pada saat kejadian bersama dengan korban, maka kami dalami keterangannya masing-masing," imbuhnya.

Selain menghadirkan korban dan terduga pelaku saat prarekonstruksi. Polisi juga melibatkan pihak hotel tempat kejadian perkara. Polisi juga sempat memeriksa CCTV hotel.

"Mereka datang bersamaan semua, 7 orang (terduga pelaku) ditambah dengan korban jadi 8 orang. Keterangannya sama-sama dari THM dalam pengaruh alkohol," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, korban EA dan seorang rekan prianya sama-sama datang ke salah satu THM di Makassar pada Sabtu (19/9). Di THM, EA dan rekan prianya itu bertemu perempuan SN dan enam pria lainnya.

Lalu sekitar pukul 01.00 Wita, Minggu (20/9), EA yang sudah mabuk hendak diantar pulang oleh rekan prianya. Namun, SN mencegahnya dan meminta rekan pria korban pulang saja dan SN berjanji akan membawa EA ke hotel untuk menginap karena sudah mabuk.

Setelah rekan pria EA pulang, SN membawa korban ke hotel disusul enam rekan prianya. Nahas, EA digilir sejumlah rekan SN di kamar hotel.

Saat terbangun, EA terkejut seorang laki-laki berada di depannya. Selanjutnya, laki-laki yang dimaksud langsung melarikan diri. EA juga sempat melihat sejumlah pria lainnya yang semula di dalam kamar ikut melarikan diri.

Menyadari telah menjadi korban asusila, EA kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polsek Panakkukang. Selanjutnya, perempuan SN dan enam rekan prianya ditangkap polisi pada Minggu (20/9) malam.

(nvl/jbr)