WN China Kabur dari Lapas, Komisi III DPR: Negara Tak Boleh Kalah dengan Napi

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Senin, 21 Sep 2020 19:19 WIB
Herman Hery merupakan politisi PDIP. Dia juga anggota DPR RI. Lamhot Aritonang/detikcom.
Herman Herry (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta -

Ketua Komisi III DPR RI Herman Hery meminta aparat kepolisian serta pihak lapas segera menemukan WN China Cai Cangpan, narapidana yang kabur dari Lapas Tangerang. Ia mengatakan negara tidak boleh kalah oleh seorang napi.

"Komisi III berharap kasus ini betul-betul menjadi pelajaran bagi pihak lapas maupun Dirjen Pemasyarakatan secara keseluruhan. Saya minta juga kepada Dirjen Lapas untuk berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk segera menemukan napi yang kabur tersebut. Negara tidak boleh kalah dengan seorang napi," kata Herman kepada wartawan pada Senin (21/9/2020).

Menurut Herman, Dirjen Pemasyarakatan Kemenkum HAM sudah membuat tim investigasi khusus untuk menangani kasus itu. Ia berharap narapidana itu dapat segera ditemukan.

"Dari informasi yang saya terima, Dirjen Pemasyarakatan telah membentuk tim investigasi gabungan bersama Inspektorat Jenderal Kemenkum HAM serta Kanwil Kemenkum HAM Banten. Tentu saya berharap segera ditemukan jawaban atas kaburnya narapidana tersebut," ujarnya.

"Bila memang ada indikasi keterlibatan orang dalam, harus diambil tindakan tegas," sambung Herman.

Selain itu, politikus PDIP ini mengatakan Komisi III sudah merencanakan kunjungan ke Lapas Kelas I Tangerang. Herman ingin mendapat informasi langsung soal pelarian narapidana tersebut.

"Maka dari itu dalam waktu dekat rencananya Komisi III DPR RI akan melakukan kunjungan spesifik ke Lapas Kelas I Tangerang untuk mendapat informasi yang lebih detail mengenai pelarian narapidana serta upaya-upaya perbaikan yang telah dilakukan," tuturnya.

Lebih lanjut Herman juga mengimbau agar tidak ada pihak yang membuat spekulasi atau dugaan terkait kaburnya narapidana asal China itu. Ia meminta masyarakat menghormati proses penyelidikan yang masih berjalan saat ini.

"Saya berharap publik tidak langsung menyampaikan dugaan-dugaan tanpa bukti. Biarkan penyelidikan berjalan lebih dulu sampai didapat informasi yang seterang-terangnya. Selain itu, harus juga bisa diungkap kronologi dan cara yang dipakai untuk melarikan diri demi mencegah terulangnya kasus serupa," tegas Herman.

Untuk diketahui, Cai Changpan kabur dari Lapas Klas I Tangerang dengan menggali lubang di selnya. Galiannya itu menembus hingga dinding samping Lapas.

Dari hasil penyelidikan, ada beberapa barang yang ditemukan di dalam sel Cai. Barang tersebut di antaranya obeng dan besi.

Peristiwa kaburnya Cai terjadi pada Senin (14/9) pagi. Jumadi memastikan ada lubang di dalam kamar sel Cai. Setelah ditelusuri, lubang itu terhubung ke bagian luar lapas.

Polda Metro Jaya membantu pencarian WN China Cai Cangpan, narapidana yang kabur dari Lapas Tangerang. Polda Metro Jaya membentuk tim khusus untuk mengejar napi tersebut ke segala arah.

Hingga saat ini tim tersebut masih bekerja di lapangan. Tim terus melakukan pencarian ke sejumlah tempat yang mungkin menjadi tempat persembunyian narapidana tersebut.

(hel/elz)