Sepekan PSBB Ketat Berlaku, Positivity Rate Corona di Jakarta 12,8%

Arief Ikhsanudin - detikNews
Senin, 21 Sep 2020 18:35 WIB
Mural bertema waspada penyebaran virus Corona hiasi jalan di Solo. Lukisan itu dibuat agar para pengguna jalan mematuhi protokol kesehatan guna cegah COVID-19
Foto ilustrasi virus Corona. (Agung Mardika/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyampaikan data terbaru mengenai penyebaran virus Corona (COVID-19) di Ibu Kota. Pemprov DKI mencatat bahwa positivity rate Corona di Jakarta selama sepekan terakhir atau sejak pembatasan sosial berskala besar (PSBB) kembali diperketat adalah 12,8 persen.

"Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 12,8 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 7,7 persen," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Dwi Oktavia dalam keterangannya, Senin (21/9/2020).

Persentase positivity rate di DKI selama sepekan terakhir lebih besar dari standar organisasi kesehatan dunia (WHO). Bahkan, lebih dari dua kali lipat standar WHO.

"WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen," ujarnya.

Diketahui, dari data Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, hari ini terdapat tambahan kasus sebanyak 1.310. Dengan penambahan tersebut, total kasus positif Corona di DKI berjumlah 64.196 kasus.

Jumlah pasien di DKI Jakarta yang sudah sembuh dari Corona berjumlah 49.630 orang. Sedangkan jumlah pasien Corona yang meninggal sebanyak 1.592 orang.

Sekadar informasi, PSBB ketat di Jakarta mulai diberlakukan pada 14 September 2020. Dengan demikian, pemberlakuan PSBB ketat genap satu minggu hari ini.

(aik/zak)