Program Beasiswa Kuliah Pemkab Serang Diapresiasi IKA Untirta

Abu Ubaidillah - detikNews
Senin, 21 Sep 2020 17:52 WIB
Pemkab Serang
Foto: Dok. Pemkab Serang
Jakarta -

Ikatan keluarga alumni (IKA) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang di bawah pimpinan Bupati Ratu Tatu Chasanah dan Wakil Bupati Pandji Tirtayasa, terutama soal program kuliah gratis atau beasiswa untuk mahasiswa asal Kabupaten Serang.

Ketua IKA Untirta, Asep Abdullah Busro mengatakan Pemkab Serang cukup fokus dalam melaksanakan program pembangunan, yakni pada peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM).

"Setiap tahun, IPM Kabupaten Serang terus meningkat. Ini sangat kami apresiasi," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (21/9/2020).

Asep mengatakan IKA Untirta mendukung program yang dicanangkan Pemkab Serang dan siap bersinergi untuk menciptakan lapangan pekerjaan serta kesejahteraan masyarakat. Pihaknya berharap program ini terus berlanjut dan periodesasi kepemimpinan saat ini berkesinambungan. Ia juga mengatakan pihaknya siap menjadi mitra strategis.

Sementara itu, Ketua IKA Untirta Kabupaten Serang, Dadi Suryadi mengapresiasi program kuliah gratis yang diadakan Pemkab Serang.

"Saya melihat langsung proses penyerahan beasiswa kepada para mahasiswa. Saya sangat terharu, karena memang yang mendapatkan beasiswa berasal dari warga tidak mampu dan berprestasi," ungkapnya.

Menurut Dadi salah satu perguruan tinggi yang ditunjuk Pemkab Serang adalah Untirta. Bupati Serang dianggap berani memberikan beasiswa sarjana untuk warganya.

"Setelah lulus nanti, sebagian mahasiswa yang mendapatkan program beasiswa ini akan menjadi keluarga besar Untirta. Tentu sinergi kami akan semakin kuat dengan Pemkab Serang," jelasnya.

Pada tahun ajaran 2019/2020, Pemkab Serang telah memberikan beasiswa untuk 1.400 siswa SD dan 1.455 siswa SMP. Lalu, beasiswa vokasi D- Untirta untuk 44 orang, vokasi D3 UI 13 orang, sarjana kedokteran Untirta 7 orang, sarjana ilmu hukum Untirta 1 orang, sarjana ilmu pertanian Untirta 1 orang, dan sarjana guru PAUD 351 orang.

Kemudian untuk tahun ajaran 2020, untuk program kuliah gratis Pemkab Serang memberikan beasiswa untuk vokasi D1 Untirta untuk 25 orang ,vokasi D2 UI 8 orang, sarjana guru PAUD 375 orang, sarjana kedokteran Untirta 5 orang, dan program sarjana pertanian Untirta 1 orang. Sementara perguruan tinggi yang melaksanakan perjanjian kerja sama yakni Untirta, UI, Universitas Terbuka, STKIP Situs Banten, dan STKIP Setia Budhi Rangkasbitung.

Sementara itu Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah menilai untuk membangun suatu daerah harus dimulai dengan program pendidikan melalui pengembangan sumber daya manusia (SDM).

"Jika kita tidak membangun SDM, maka generasi kita di masa depan hanya akan menjadi penonton. Kita harus mulai dari sekarang. Karena itu, kami menggulirkan beasiswa dari mulai SD, SMP, hingga perguruan tinggi," ujarnya.

Meski mendapat apresiasi, Tatu mengaku masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Terutama terus menurunkan angka pengangguran.

"Menurut data Badan Pusat Statistik, memang pengangguran kita masih tertinggi. Namun sejak 2015 sampai sekarang, penurunan angka pengangguran kita cukup tinggi, bahkan bisa menurunkan 4 persen lebih. Penurunan angka pengangguran tahun 2019 bahkan terbanyak dibandingkan kabupaten/kota yang lain," jelasnya.

Tatu juga mengaku siap bersinergi dengan IKA Untirta. Menurutnya wilayah Kabupaten Serang cukup luas, bahkan berbagai potensinya sangat bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat sehingga sinergi dengan akademisi dan alumni Untirta dibutuhkan.

(prf/ega)