Komisi III DPR Setuju Tambah Anggaran Polri Rp 150 M dan KPK Rp 250 M

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Senin, 21 Sep 2020 13:59 WIB
Pembangunan gedung baru untuk DPR RI menuai kritikan berbagai pihak walaupun Ketua DPR Setya Novanto menyebut Presiden Jokowi telah setuju pembangunan tersebut. Tetapi Presiden Jokowi belum teken Perpres tentang pembangunan Gedung DPR. Lamhot Aritonang/detikcom.
Foto: Gedung DPR (Lamhot Aritonang).
Jakarta -

Komisi III DPR RI menyetujui penambahan anggaran Kepolisian Republik Indonesia dan KPK. Komisi III berharap penambahan anggaran dapat meningkatkan kinerja dari aparat penegak hukum.

"Jadi pada pembahasan lalu pada prinsipnya Komisi III menyetujui tambahan anggaran dari Kejaksaan Agung, dari Polri dan juga dari KPK dengan harapan dengan penambahan ini kinerja-kinerja terhadap penegakan hukum semakin baik dan bisa dirasakan masyarakat," kata Wakil Ketua Komisi III DPR Adies Kadir dalam rapat kerja bersama Polri, KPK, dan Kejaksaan Agung (Kejagung) di MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (21/9/2020).

Adies mengatakan instansi Polri mendapatkan tambahan anggaran untuk tahun 2021. Anggaran tambahan yang didapat Polri sebesar Rp 150 miliar.

"Kepolisian Negara Republik Indonesia pagu anggaran 2021 sebesar Rp 111,975,2 triliun. Tambahan belanja sebesar Rp 150 miliar. Pagu APBN 2021 yang disetujui menjadi Rp 112,125,2 triliun," ujar Adies.

Selain itu, KPK juga mendapatkan tambahan anggaran untuk tahun 2021. Ia mengungkapkan KPK mendapat tamabahan sebanyak Rp 250 miliar.

"KPK pagu anggaran 2021 sebesar Rp 1055.1 triliun. Tambahan belanja sebesar Rp 250 miliar. Pagu APBN 2021 yang disetujui menjadi Rp 1.305.1 triliun" ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono mengatakan ada penyesuaian tambahan anggaran terhadap usulan anggaran yang diajukan Polri. Ia mengatakan pagu anggaran Polri saat ini telah naik menjadi Rp 112,125 triliun.

"Dalam rangka pembicaraan tingkat I tentang RUU APBN 2021, terdapat penyesuaian anggaran Polri sebesar Rp 150 miliar dari usulan Polri yang kami sampaikan tadi Rp 19,698 triliun, dengan demikian pagu anggaran Polri semula sebesar Rp 111,975 triliun, menjadi Rp 112,125 triliun," jelas Gatot.

Selain itu, Ketua KPK Firli Bahuri mengapresiasi Komisi III yang telah menyetujui penambahan anggaran itu. Menurutnya, saat ini pagu anggaran KPK telah naik menjadi Rp 1,305,1 triliun.

"Semula anggaran KPK Rp 955,08 miliar, naik menjadi Rp 1,305,1 triliun. Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Komisi III yang terus bekerja keras memberikan dukungan kepada KPK. Anggaran tersebut sudah kami susun sesuai kebutuhan operasional KPK," ujar Firli.

Diberitakan sebelumnya, dalam rapat bersama Komisi III DPR, Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono menyampaikan usulan tambahan anggaran untuk program kerja tahun 2021 sebesar sebesar Rp 19,668 triliun. Hal ini disampaikannnya dalam raker bersama Komisi III di MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (14/9).

Pagu anggaran Polri yang ditetapkan Kementerian Keuangan saat ini Rp 111,975 triliun. Usulan itu sudah disampaikan ke Kemenkeu dan Kementerian PPN/Bappenas.

Selain itu, Ketua KPK Firli Bahuri meminta tambahan anggaran sebesar Rp 825 miliar. KPK menyebut pagu indikatif yang ditentukan Kementerian Keuangan tidak sesuai dengan yang diusulkan.

"Kita sangat berharap karena terjadi ada ketimpangan kekurangan anggaran kurang lebih sebesar Rp 825.092.000.000," kata Firli, saat rapat bersama Komisi III DPR, di kompleks Parlemen, Senin (14/9).

Lihat juga video 'KPK Minta Tambah Anggaran Rp 580 M':

[Gambas:Video 20detik]



(hel/gbr)