Cegah Banjir, Pemprov DKI Targetkan Bikin 200 Sumur Resapan Tahun Ini

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Senin, 21 Sep 2020 13:38 WIB
Cegah Banjir, Dinas SDA DKI Target Buat 150-200 Sumur Resapan Tahun Ini
Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Juaini Yusuf (Foto: Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Jakarta -

Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta melakukan langkah untuk mencegah banjir di musim hujan nanti. Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Juaini Yusuf menyebut ratusan sumur resapan atau drainase vertikal akan dibuat untuk mencegah terjadinya banjir.

"Tahun ini kita upayakan maksimal sebanyak-banyaknya, mungkin dari sekitar rencana tahun ini sekitar ada 150-200 lokasi titik yang akan kita buat sumur resapan," kata Juaini di Waduk Ria Rio, di Jalan Pulo Mas Utara, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Senin (21/9/2020).

Namun, Juaini belum dapat mengungkapkan total sumur resapan yang ada di DKI Jakarta saat ini. Total sumur resapan yang telah dibuat di tahun ini juga belum dia ungkapkan.

Dia hanya mengatakan pengerjaan pembuatan drainase vertikal terus dilakukan. Juaini menjelaskan sekitar 2.500 sumur resapan telah dibuat Dinas SDA pada 2019 lalu. Sumur resapan ini dibuat untuk mencegah munculnya genangan atau banjir di wilayah DKI Jakarta saat musim hujan nanti.

"Tahun kemarin untuk (Dinas) SDA yang sudah dibuat itu ada sekitar 2.500 titik. Dan juga mungkin dinas-dinas lain, Dinas Bina Marga, Lingkungan Hidup, kan semua dinas bikin juga sumur resapan. Lalu SDA sendiri tahun kemarin sekitar 2.500-an," terangnya.

Sedangkan untuk pompa mobile dan pompa stasioner, kata Juaini, ada beberapa pompa yang sedang dilakukan pemeliharaan. Namun, Juaini tidak merinci berapa pompa yang sedang dilakukan pemeliharaan.

"Untuk pompa mobile maupun pompa stasioner, dari 178 lokasi ada 478 unit, saat ini kita sudah melakukan persiapan-persiapan. Memang ada beberapa lokasi yang saat ini kita lakukan pemeliharaan rutin. Sama seperti mobil kan ada pemeliharaan rutin (saat) KM 10 ribu, (KM) 50 ribu, pompa pun begitu karena memang selama ini kita pakai jadi harus ada pemeliharaan rutin," tandas dia.

(ibh/ibh)