Polisi yang Melawan Saat Ditangkap karena Sabu Sedang Proses Pemecatan

Hermawan Mappiwali - detikNews
Senin, 21 Sep 2020 12:47 WIB
Seorang oknum polisi di Sulawesi Selatan, Andi Baso Amir (47) ditangkap karena  menyimpan narkoba jenis sabu (dok. Istimewa)
Seorang oknum polisi di Sulawesi Selatan, Andi Baso Amir (47), ditangkap karena menyimpan narkoba jenis sabu. (Foto: Istimewa)
Makassar -

Brigpol Andi Baso Amir, oknum polisi yang melawan saat ditangkap karena menyimpan sabu di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, diketahui sedang dalam proses pemecatan yang ditangani Propam Polda Sulsel.

"Saya tanya Kabid Propam, kata Kabid sudah dalam proses pemecatan, kasus kode etik," kata Dirresnarkoba Polda Sulsel Kombes Hermawan kepada detikcom, Senin (21/9/2020).

Proses pemecatan Brigpol Andi dilakukan Propam karena yang bersangkutan sudah dua tahun belakangan mangkir dari tugas sebagai anggota Polrestabes Makassar.

"Karena sudah 2 tahun desersi," kata Kombes Hermawan.

Saat proses pemecatan berjalan, Brigpol Andi justru kembali terjerat kasus narkoba sabu. Kasus itu berawal saat Brigpol Andi Baso disergap polisi di Jalan Poros Bulukumba-Sinjai, Jumat (18/9). Saat hendak digeledah polisi dari Satuan Reserse Narkoba Polres Bulukumba, Brigpol Andi justru melawan.

"Yang bersangkutan melakukan perlawanan dengan cara mencabut badik yang disimpan di pinggangnya. Namun hal tersebut dapat diantisipasi," terang Kombes Hermawan, Minggu (20/9).

Setelah diamankan, Andi digelandang ke rumahnya di wilayah Caile, Kecamatan Ujung Bulu, Bulukumba, untuk proses pencarian barang bukti.

"Dan saat dilakukan penggeledahan di rumahnya yang disaksikan oleh istrinya, ditemukanlah barang bukti," katanya.

Barang bukti dimaksud di antaranya ialah 3 saset bening diduga berisi sabu. Adapula satu saset bening, satu sumbu pembakar, sebatang kaca pirex, hingga senjata api jenis airsoft gun. Sebilah badik model Makassar juga disita dari tangan Andi.

(nvl/nvl)