Pelanggar Protokol Kesehatan di Jaksel Dihukum Nyapu Jalanan Sejam

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Senin, 21 Sep 2020 11:30 WIB
Pelanggar protokol kesehatan dihukum nyapu jalanan (Wilda Hayatun Nufus/detikcom).
Foto: Pelanggar protokol kesehatan dihukum nyapu jalanan (Wilda Hayatun Nufus/detikcom).
Jakarta -

Polisi bersama TNI dan Satpol PP menggelar operasi yustisi di Kemang Raya, Jakarta Selatan. Polisi menyebut sejauh ini sudah ada 10 pelanggar protokol kesehatan yang ditindak.

"Tadi kita lihat baru sekitar 10-an lah pelanggar, tapi tetap kita laksanakan sampai siang nanti, karena di tempat-tempat lain di protokol perkantoran, pasar, tetap kita laksanakan," kata Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Budi Sartono kepada wartawan di Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Senin (21/9/2020).

Budi mengatakan para pelanggar protokol kesehatan itu memilih sendiri sanksi apa yang akan dilakukan. Rata-rata dari mereka, kata Budi, memilih sanksi sosial menyapu sampah di jalanan selama 60 menit.

"Masih ada yang melaksanakan pelanggaran maka kita berikan sanksi sosial," kata Budi.

Polisi menyebut rata-rata pelanggar adalah tidak menggunakan masker dengan benar. Namun, di balik itu, kata Budi, masyarakat sudah tertib mengenakan masker.

"Sekarang semua masih rata-rata masker penggunaan masker yang tidak tepat, taruh di dagu atau memang di taruh tapi tidak dipakai seperti itu, rata-rata sudah membawa tapi masih melanggar," tuturnya.

Ditemui selanjutnya, Rozi (24) pelanggar protokol kesehatan mengaku maskernya kedodoran karena memakai helm. Namun, ia setuju adanya sanksi ini.

"Saya cuman maskernya melorot saja ini, pakai helm full face. Setuju ada sanksi," kata Rozi di lokasi.

Rozi mengatakan saat di posko, petugas Satpol PP memberikan opsi sanksi untuk dirinya. Rozi memilih sanksi sosial menyapu jalanan walaupun memakan waktu 60 menit. "Nyapu jalanan, sejam," tuturnya.

(gbr/gbr)