Ditegur karena Angkot Isi 6 Penumpang, Sopir di Tanah Abang Ancam Mogok

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 21 Sep 2020 10:23 WIB
Ditegur karena Angkot Isi 6 Penumpang, Sopir di Tanah Abang Ancam Mogok
Sopir Angkot di Tanah Abang protes karena ditegur soal penumpang. (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Operasi yustisi yang digelar petugas gabungan di Jalan Jati Baru, Tanah Abang, Jakarta Pusat, mendapat protes dari seorang sopir angkot. Sopir angkot bernama Gorlin Simbolon itu protes lantaran ditindak karena angkotnya mengangkut 6 orang penumpang.

Gorlin berdalih, dia hanya membawa 6 penumpang plus dia sendiri di dalam angkot. Gorlin beralasan, dari pemberitaan di televisi bahwa angkot boleh angkut maksimal 6 penumpang.

"Saya lihat berita di TV penumpang biasanya 12 orang, kan kita penumpangnya 6 orang," kata Gorlin sambil menurunkan maskernya ke dagu, di lokasi, Senin (21/9/2020).

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri yang turut hadir dalam operasi tersebut, kemudian memberikan penjelasan kepada Gorlin soal aturan kapasitas 50 persen angkutan umum.

"Jadi gini Pak, penumpang ini termasuk pengemudi, jadi bukan jumlah penumpang. Tapi jumlah kapasitas orang. Jadi kapasitas orang itu...," kata Fahri.

Belum selesai Fahri berbicara, Gorlin memotongnya. Petugas yang lain pun mencoba mendengarkan keluh kesah sopir angkot tersebut.

Menurut Gorlin, pemerintah harus memiliki kebijakan yang tegas soal jumlah penumpang. Gorlin pun sempat mengancam akan mogok.

Selanjutnya
Halaman
1 2