Usai Remaja Bontang Diserang Buaya, Papan Peringatan Larangan Renang Dipasang

Suriyatman - detikNews
Minggu, 20 Sep 2020 17:45 WIB
Papan peringatan dipasang usai buaya serang warga.
Papan peringatan dipasang usai buaya serang warga. (Foto: Dok. Istimewa)
Bontang -

Remaja berinisial AN (14) diserang buaya saat berenang di laut Kampung Mandar, RT 24, Lok Tuan, Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim). Lurah Loktuan, Muhammad Takwin kini memasang papan larangan berenang.

"Sejak tahun kemarin kami sudah memasang papan peringatan yang meminta warga agar tidak beraktivitas di Laut Loktuan mengingat sering terlihatnya binatang ganas itu di sekitar perumahan warga," kata Takwin kepada detikcom, Minggu (20/9/2020).

Namun untuk di RT 24 diakuinya memang belum terpasang papan larangan karena kawasan tersebut mulanya aman. Tetapi sudah ada peringatan secara lisan agar warganya untuk tidak bermain di laut.

Saat ini, lanjut Takwin, sudah ada 9 papan pengumuman baru yang dipasang untuk mengingatkan warga agar tidak melakukan aktivitas di Laut Loktuan. Menurutnya sejak 2019 sampai tahun ini sudah ada tiga kejadian warga dimangsa buaya.

"Saat ini sedikitnya ada 3 kejadian orang dimangsa buaya dalam setahun antara 2019 sampai 2020 ini, dua korban sebelumnya tewas sementara yang terakhir selamat," kata Takwin.

Takwin mengatakan pada zamannya dulu, memang Laut Loktuan memang sering menjadi area untuk berenang. Meski ada buaya, kata Takwin, tak pernah ada kejadian penyerangan terhadap warga.

"Namun kita tidak bisa menduga kenapa saat ini buaya menjadi sangat buas di daerah ini, memang perlu penelitian lebih mendalam untuk mengetahui apa yang terjadi," katanya.

Disinggung rencana relokasi terhadap habitat buaya di kawasan itu, Takwin menganggap hal itu belum perlu dilakukan.

"Perlu dilakukan kajian lebih mendalam oleh instansi yang bersangkutan," ujar Takwin.

(idn/idn)