Bayi Gajah Sumatera Lahir di PLG Riau

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Minggu, 20 Sep 2020 13:58 WIB
Seekor anak Gajah Sumatra (elephas maximus sumatranus) jinak berusaha menjangkau kamera fotografer di Taman Nasional Tesso Nilo, Provinsi Riau, Selasa (13/8/2019).  Kajian WWF-Indonesia menunjukkan bahwa populasi Gajah Sumatra makin memprihatinkan dalam 25 tahun terakhir karena telah kehilangan sekitar 70 persen habitatnya, dan populasinya menyusut hingga lebih dari separuh, berkisar 2.400 hingga 2.800 individu, karena habitatnya terus menyusut dan pembunuhan yang terus terjadi. ANTARA FOTO/FB Anggoro/foc.
Ilustrasi Anak Gajah Sumatera (FB Anggoro/Antara Foto)
Pekanbaru -

Gajah Sumatera bernama Nia, melahirkan bayi seberat 81 kg, di Pusat Latihan Gajah (PLG), Kabupaten Siak, Riau. Nia beserta bayi gajah berjenis kelamin betina itu dalam keadaan sehat.

"Puji syukur patut kita panjatkan atas lahirnya kembali seekor anak Gajah Sumatera di Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas di Riau pada hari Jumat, 18 September 2020 sekitar pukul 03.00 WIB," kata Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Suharyono, kepada wartawan, Minggu (20/9/2020).

Haryono menjelaskan, setelah induk gajah melahirkan, tim medis Balai Besar KSDA Riau yang dikoordinasi drh Rini Deswita langsung menuju PLG Minas untuk melakukan pengecekan kesehatan induk dan bayi gajah tersebut. Setelah melakukan pengecekan kesehatan, tim memberikan asupan multivitamin dan penguat otot melalui infus serta antibiotik kepada Nia.

"Nia adalah seekor gajah yang berhasil dievakuasi dari Desa Tapung (Petapahan), Kabuparen Kampar, pada 14 Juli 2006 karena terkena jerat cukup parah di kaki sebelah kanan depan. Saat ini, umur Nia berkisar 20 tahun," kata Suharyo.

Menurut Haryono, kabar gembira kelahiran gajah tersebut telah disampaikan ke Menteri LHK Siti Nurbaya melalui Dirjen KSDAE, Wiratno.

"Bapak Wiratno langsung berkenan memberikan nama bayi gajah tersebut Rizky sebagai simbol bagi rezeki alam, lingkungan hidup, dan bagi populasi yang berada di wilayah Sumatera ini," kata Haryono.

Dia berharap nantinya Gajah Sumatera dapat bertambah populasinya, baik yang berada di PLG maupun yang ada di alam liar. Baginya, kelahiran bayi gajah tersebut merupakan kejutan dan hadiah yang sangat menggembirakan untuk Hari Konservasi Alam Nasional Tahun 2020.

"Kelahiran ini merupakan kelahiran anak gajah binaan Balai Besar KSDA Riau yang kedua di Tahun 2020. Sebelumnya, lahir seekor anak gajah jantan di Taman Wisata Alam (TWA) Buluh Cina (Kampar) pada hari 3 Juli 2020 yang diberi nama Damar dari indukan bernama Ngatini dengan pejantan bernama Robin," tutup Haryono.

(cha/ibh)