News of The Week: Aksi Keji Sejoli Pelaku Mutilasi Sadis Rinaldi

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 20 Sep 2020 09:34 WIB
Rekonstruksi kasus mutilasi Rinaldi Harley Wismanu
Foto: Rekonstruksi kasus mutilasi Rinaldi Harley Wismanu (Yogi Ernes)
Jakarta -

Kasus pembunuhan Rinaldi Harley Wismanu oleh dua sejoli di Apartemen Kalibata City akhirnya terungkap. Ada sejumlah fakta yang terungkap di balik pembunuhan mutilasi sadis itu.

Sebagaimana diketahui, polisi menggelar rekonstruksi kasus mutilasi Rinaldi Harley Wismanu (32) pada Jumat (18/9). Sejumlah fakta baru terungkap dalam rekonstruksi tersebut.

"Dari reka rekonstruksi ini bagaimana mereka memperagakan apa yang dituang di berita acara. Ada 37 adegan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Apartemen Pasar Baru Mansion, Jakarta Pusat, Jumat (18/9/2020).

Yusri mengungkap, rekonstruksi tersebut merepresentasikan perencanaan hingga eksekusi yang terjadi di 13 tempat kejadian perkara (TKP).

Diketahui, sebelum memutuskan untuk memutilasi, tersangka Laeli Atik Supriyatin (27) dan Djumadil Al Fajri (26) menyimpan jasad Rinaldi Harley Wismanu selama 3 hari di Apartemen Pasar Baru Mansion.

"Ternyata jenazah korban ini lima hari berada di dalam kamar, tiga hari pada saat pembunuhan dibiarkan begitu saja. Mulai dari tanggal 9, 10, 11, jenazah ini dibiarkan di kamar mandi yang ada di apartemen," kata Calvijn.

Selama jenazah ditinggalkan tersebut, kedua tersangka menguras rekening korban. Keduanya menggunakan uang hasil kejahatan itu untuk membeli sejumlah barang mulai dari perhiasan hingga sepeda motor.

Setelah itu, kedua tersangka akhirnya memutuskan untuk memutilasi jasad korban. Tersangka Fajri butuh waktu 2 hari, tanggal 12 dan 13 September 2020, untuk memutilasi jasad korban menjadi 11 bagian.

"Di tanggal 12 dan 13 September, di situlah pelaku melakukan mutilasi-mutilasi selama dua hari," imbuh Calvijn.

Tersangka Laeli Atik Supriyatin (27) diketahui mengakses handphone Rinaldi Harley Wismanu (32) secara ilegal. Tersangka Laeli memaksa Rinaldi Harley Wismanu untuk menyebutkan password ponselnya dalam kondisi korban sedang sekarat usai dirusuk tersangka Djumadil Al Fajri (26).

Diawali ketika tersangka Laeli dan korban berhubungan badan di dalam apartemen, kemudian tersangka Fajri memukul kepala korban dengan batu bata sebanyak 3 kali. Tersangka Fajri kemudian membekap korban dengan posisi ditengkurapkan.

Tonton juga 'News Of The Week: Mutilasi di Kalibata City, Ahok Bongkar Borok Pertamina':

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2 3