Viral 2 Pria Jadi 'Pengantin' Gegerkan Warga Riau, Polisi Turun Tangan

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Sabtu, 19 Sep 2020 16:23 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi (Foto: dok. Thinkstock)
Jakarta -

Foto dua pria berbusana ala pengantin baru viral di media sosial (medsos). Kedua pria tersebut diduga melakukan perkawinan sejenis.

Polisi tengah menyelidiki kasus yang diduga terjadi di Riau itu. Polisi mengatakan kabar soal terjadinya perkawinan sejenis memicu kemarahan masyarakat.

"Sempat viral, ada dugaan perkawinan sejenis sesama pria terjadi di Bagansiapiapi, Rokan Hilir (Rohil). Sempat beredar videonya dan fotonya lewat medsos TikTok yang menggambarkan pernikahan sejenis yang dilakukan di Hotel Rasa Sayang. Ini sempat menyulut kemarahan masyarakat dan sejumlah tokoh Islam," kata Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto kepada detikcom, Sabtu (19/9/2020).

Pihak Polres Rohil, yang menerima laporan masyarakat, lalu memanggil pria tersebut dan sejumlah saksi. Disebutkan dua pria yang beradegan pengantin baru tersebut ialah Andifa (25), warga Kecamatan Bangko, Rohil, dan Nofirman alias Firman (26), warga Padang Pariaman, Sumatera Barat.

"Kita baru memintai keterangan kepada Andifa terkait video dan foto yang viral itu. Untuk Firman belum. Dia bersedia datang untuk dimintai keterangan," ucap Nurhadi.

Kepada polisi, Andifa membenarkan dirinya dan Firman ada di video dan foto yang dibuat pada Rabu (16/9). Namun dia mengaku pengambilan foto dan video dengan tampilan ala pengantin baru itu untuk kepentingan menambah follower di media sosialnya.

"Andifa mengaku saat pengambilan video dan foto di hotel itu tidak ada pernikahan sejenis dengan temannya, Firman. Mereka lakukan itu hanya untuk menaikkan follower di media sosial. Dia juga mengaku yang mengambil foto dan video itu temannya bernama Amei, yang mengedit Firman. Mereka ini waria," kata Nurhadi.

Pihak kepolisian kini sudah melayangkan surat pemanggilan terhadap Firman untuk dimintai keterangan. Selain itu, pihak hotel akan dimintai keterangan.

"Dari pemeriksaan, tidak ada terjadi pernikahan sejenis," kata Nurhadi.

(cha/jbr)