Cerita Pasien 01

Pesan Pasien 01: Corona Beneran Ada!

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Sabtu, 19 Sep 2020 14:49 WIB
Pasien kasus 01 virus Corona Sita Tyasutami
Pasien 01 Corona, Sita Tyasutami (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Selama masa pandemi Corona banyak beredar narasi yang kerap mengecilkan bahaya virus Corona (COVID-19). Pasien kasus 01 virus Corona, Sita Tyasutami, menyatakan virus Corona nyata adanya.

"Virusnya itu beneran ada. Bukan diada-adain untuk konspirasi dan politik. Virusnya beneran ada. Kalau nggak ada, ngapain kakakku sampai donor plasma buat dijadiin riset untuk vaksin," kata Sita saat berbincang dengan detikcom, Rabu (16/9/2020).

Dia menuding orang yang kerap mengaitkan Corona dengan konspirasi adalah orang yang egois. "It's not about you and me. It is about us. Jadi kalau kalian mengaitkan ini dengan konspirasi dan tidak memperhatikan protokol kesehatan, ya kalian sangat egois," ungkapnya.

Dia pun menilai kasus Corona yang terus meningkat ini merupakan imbas dari kelalaian bersama. Menurutnya, Corona bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama.

"Menurut aku, kasus ini jadi banyak banget karena kelalaian publik, sih. Karena mereka menuntut pemerintah nyelesain, tapi nggak membantu memutus rantai penularan," tuturnya.

Sebagai penyintas Corona, Sita pun kerap ikut bergerak mengedukasi orang-orang di sekitarnya. Menurutnya, masih banyak orang yang tidak percaya akan keberadaan virus Corona.

"Kita sampai bagi-bagi masker ke orang di sekitar kita. Banyak orang yang nggak percaya virus ini ada. Tapi ini kan menyangkut hidup semua orang ya. Keluarga kita. Rakyat Indonesia. Jadi kalau nggak percaya, telen-telen aja sendiri. Tapi tetap terapkan health protocol," tegasnya.

Sebelumnya, 6 bulan lalu, Sita dan ibunya diumumkan sebagai pasien pertama Corona oleh Presiden Joko Widodo pada 2 Maret 2020 di Istana Negara. Mereka kemudian dirawat selama dua minggu lebih di RSPI Sulianti Saroso.

Selama masa perawatan itu, Sita mengaku sempat drop karena stres menjadi bahan pergunjingan warganet di media sosial. Sita akhirnya dinyatakan sembuh pada 16 Maret 2020 bersama ibu dan kakaknya. Mereka ditampilkan ke hadapan publik untuk pertama kalinya dan secara simbolis menerima hadiah jamu dari Presiden Jokowi.

Namun, sebagai catatan, label pasien 01 ialah kasus yang pertama kali diumumkan oleh pemerintah. Sedangkan kapan kasus pertama Corona di Indonesia muncul masih menjadi perdebatan. Sebelum Sita, sempat ada berita seorang pegawai PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) meninggal akibat terinfeksi Corona. Dia tertular virus itu setelah menghadiri acara di Malaysia pada 14-17 Februari 2020.

(rdp/fjp)