WFH Tak Diperpanjang, Aktivitas PN Medan Kembali Normal Pekan Depan

Datuk Haris Molana - detikNews
Jumat, 18 Sep 2020 17:00 WIB
Satu hakim di Pengadilan Negeri (PN) Medan meninggal karena COVID-19. Dalam tes diketahui, 37 pegawai dinyatakan positif. Pengadilan pun tutup, seluruh pegawai bekerja dari rumah selama sepekan mulai hari ini, Jumat (4/9/2020).
Suasana tes swab di PN Medan (Foto: dok. 20detik)
Medan -

Pengadilan Negeri (PN) Medan tidak memperpanjang lagi masa bekerja dari rumah atau work from home (WFH) setelah ada 37 orang, termasuk hakim, yang dinyatakan positif Corona (COVID-19). Aktivitas PN Medan bakal kembali normal mulai pekan depan.

"WFH PN Medan tidak diperpanjang lagi. Mulai Senin, 21 September 2020, aktivitas kantor PN Medan berjalan normal kembali," kata pejabat Humas PN Medan, Immanuel Tarigan, kepada wartawan, Jumat (18/9/2020).

Immanuel mengatakan, dari 37 orang di PN Medan yang terpapar COVID-19 berdasarkan hasil swab pada 4 September 2020, beberapa di antaranya telah menjalani swab lagi dan dinyatakan negatif. Para pegawai dan hakim yang sempat positif COVID-19 juga sudah selesai menjalani isolasi.

"Beberapa di antaranya telah swab mandiri dan hasilnya negatif, sedangkan selebihnya telah selesai menjalani isolasi mandiri dan dalam keadaan sehat, sehingga telah diperkenankan beraktivitas seperti biasa," ujar Immanuel.

PN Medan menerapkan WFH terhadap para pegawainya mulai 14 September hingga 18 September 2020. Hal ini untuk mengurangi penyebaran COVID-19.

"Untuk mengurangi dampak penyebaran COVID-19," ujar Immanuel.

Immanuel menyebut, dari 81 orang yang ikut tes swab pada 4 September, ada 37 orang yang dinyatakan positif COVID-19.

"Dari 81 orang yang ikut swab terkonfirmasi 37 positif COVID-19, terdiri atas hakim, pegawai, dan tenaga honorer. Kesemuanya telah menjalani isolasi mandiri. Pada masa WFH pelayanan publik dibatasi dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Sidang yang urgen yang mau habis penahanan tetap dilaksanakan," ujar Immanuel.

Sebelumnya, ada satu orang hakim yang meninggal dan dinyatakan positif Corona. Hakim tersebut merupakan satu dari 38 orang yang positif Corona. PN Medan pun menerapkan WFH demi mencegah meluasnya penyebaran Corona.

"Rekan hakim yang sudah meninggal itu juga berdasarkan hasil swab yang 38 itu termasuk yang positif. Jadi sekarang kita tidak tanda tanya lagi ketika RS Royal Prima menguburkan secara protokol COVID," tutur Immanuel saat dimintai konfirmasi, Jumat (4/9).

(haf/haf)