Gedung Karantina RS Corona Pulau Galang Rusak Tertiup Angin

Antara - detikNews
Kamis, 17 Sep 2020 13:11 WIB
Bangunan RSKI COVID-19 Pulau Galang rusak, diterjang angin kencang. (Dok RSKI CPVID-19 Pulau Galang/Antara)
Bangunan RSKI COVID-19 Pulau Galang rusak, diterjang angin kencang. (Dok RSKI CPVID-19 Pulau Galang/Antara)
Jakarta -

Atap serta dinding gedung karantina 240 di Rumah Sakit Khusus Infeksi COVID-19 Pulau Galang copot dan beterbangan. Penyebabnya adalah angin kencang pada Rabu dini hari.

"Sekitar pukul 01.30 WIB hujan deras disertai angin kencang dan pada pukul 02.30 WIB seng beterbangan semua, di bangunan karantina 240," kata Kepala RSKI COVID-19 Pulau Galang Kolonel Khairul Ihsan seperti dilansir Antara, Kamis (17/9/2020).

Gedung yang rusak adalah gedung karantina yang diisi 160 orang terkonfirmasi positif COVID-19. Seluruh pasien yang dirawat dipindahkan ke gedung yang berlokasi di sebelahnya.

Bangunan RSKI COVID-19 Pulau Galang rusak, diterjang angin kencang. (Dok RSKI CPVID-19 Pulau Galang/Antara)Bangunan RSKI COVID-19 Pulau Galang rusak diterjang angin kencang. (Dok RSKI CPVID-19 Pulau Galang/Antara)

Kolonel Khairul Ihsan menyatakan tidak ada pasien yang mengalami luka akibat insiden itu. Menurut dia, bangunan karantina pasien tanpa gejala itu berlokasi berhadapan dengan alam terbuka, sehingga angin mudah menerjang.

"Karena berbatasan langsung dengan alam terbuka, sehingga nggak ada penahan angin, mungkin. Kalau yang di ruang 50 aman," katanya.

Pihaknya langsung berupaya memperbaiki bagian yang copot. Namun, kondisi bahan tersebut tidak bisa digunakan kembali karena rusak.

"Hari ini kami laporkan ke bagian pemeliharaan vendornya. Kami masih ada kontrak kerja, karena itu belum sampai enam bulan," kata dia.

Sebagai antisipasi ke depan, ia berharap vendor memasang bagian bangunan lebih kuat agar tidak mudah copot dihantam angin.

"Takutnya bangunan itu pakunya kurang, gimana ya, kok bisa terbang," kata dia.

Sementara itu, berdasarkan catatan Gugus Tugas COVID-19, terdapat 228 orang terkonfirmasi positif COVID-19 yang hingga kini masih dirawat di RSKI Pulau Galang.

(imk/imk)