Diprediksi Penuh Tanpa PSBB, Ini Data Okupansi RS DKI Per 17 September

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 17 Sep 2020 10:57 WIB
Poster
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Anies Baswedan sempat memaparkan data yang menyebut okupansi RS di Jakarta akan penuh pada 17 September jika tidak ada intervensi berupa PSBB ketat. Kini PSBB ketat telah diberlakukan. Seperti apa kondisi okupansi rumah sakit setelah PSBB ketat diterapkan?

Saat mengumumkan kebijakan PSBB, Anies menuturkan pihaknya telah mengolah data dan didapat proyeksi kondisi tempat tidur isolasi Corona penuh dan tak bisa menampung pasien lagi pada 17 September. Anies menargetkan jumlah tempat tidur akan bertambah 20 persen pada 6 Oktober mendatang.

"Bila situasi ini berjalan terus, tidak ada pengereman, maka dari data yang kita miliki, bisa dibuat proyeksi 17 September tempat tidur isolasi yang kita miliki akan penuh dan sesudah itu tidak mampu menampung pasien COVID lagi dan ini waktunya tinggal sebentar," kata Anies dalam konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (9/9).

Tanggal 17 September yang disinggung Anies jatuh pada hari ini. Data ketersediaan ruang di RSUD bisa dilihat di sini. Dilihat detikcom, Kamis (17/9/2020), data yang ditampilkan adalah data per 17 September pukul 10.47 WIB. Untuk diketahui, angka tersebut dapat berubah setiap waktu.

Dari data yang ditampilkan, ruang isolasi pasien Corona yang tersedia berjumlah 233. Ada 10 RSUD yang ruang isolasinya sudah penuh.

Tonton video '67 Lokasi Karantina Pasien Covid-19 di Jakarta, GOR hingga Masjid':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2