Keluarga Sekda DKI Saefullah Gelar Tahlilan, Anies Hadir Secara Virtual

Luqman Nurhadi A - detikNews
Rabu, 16 Sep 2020 20:45 WIB
Tahlilan di kediaman Sekda DKI Saefullah, Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (16/9/2020).
Tahlilan di kediaman Sekda DKI Saefullah. (Luqman/detikcom)
Jakarta -

Keluarga almarhum Sekda DKI Jakarta Saefullah menggelar tahlilan. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hadir secara virtual bersama jajaran Pemprov DKI lainnya.

Pantauan detikcom, Rabu (16/9/2020), acara tahlilan dimulai pukul 19.50 WIB di kediaman almarhum Saefullah, Jalan Sungai Kendal, Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara. Namun peserta tahlilan sudah hadir setelah salat Isya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri tahlilan Sekda Saefullah secara virtual, Rabu (16/9/2020).Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri tahlilan Sekda Saefullah secara virtual (Luqman/detikcom)

Acara dihadiri pihak keluarga dan masyarakat sekitar secara terbatas. Anies hadir secara virtual melalui teleconference bersama jajaran Pemprov DKI lainnya.

Pihak keluarga memasang dua layar untuk menyaksikan peserta tahlilan via teleconference. Pihak keluarga duduk di atas karpet. Sedangkan beberapa tamu warga lainnya duduk di kursi yang berada di bawah tenda.

Semua peserta tahlilan tetap memakai masker. Sebelum dimulai, peserta tahlilan tetap diminta mengatur jarak duduk.

Tahlilan dipandu secara virtual. Ketua DMI DKI Makmum Al Ayubi memimpin langsung bacaan tahlil.

Dalam kesempatan tersebut, Anies menyampaikan selalu aktif berkomunikasi selama Saefullah mengalami sakit. Anies mengungkap momen dirinya dengan Sekda DKI akhirnya hilang komunikasi.

"Ketika Pak Sekda pamit hari Senin tanggal 7 September untuk pulang. Saat itu cuma bilang kalau nggak enak badan. Kita komunikasi terus, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu, tiap hari kita komunikasi. Dari Dinkes saya mendapat perkembangan yang sebenarnya. Kalau dari Pak Sekda dia selalu menceritakan alhamdulillah baik," ujar Anies.

Setelahnya, Anies mengaku mendapat kabar Saefullah masuk ICU dan akhirnya dirawat di RSPAD Gatot Subroto. Saefullah masih mengirimkan kabar via WhatsApp kepada Anies. Namun, setelah itu, Anies tidak lagi mendapat kabar soal Sekda DKI.

"Hari Minggu (13/9) dari Dinkes menyampaikan Kadis bilang dia harus dirawat di ICU. Pukul 01.00 pagi beliau (Saefullah) kirim WA menyampaikan, 'Pak Gub saya pindah ke RSPAD'. Besoknya ketika ditanya, 'alhamdulillah enakan Pak, stabil', padahal jelas kondisinya sedang menurun. Sesudah itu beliau masuk ICU dan tidak ada lagi komunikasi, karena tidak menggunakan alat komunikasi dalam ICU," ungkap Anies.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah meninggal dunia karena virus Corona (COVID-19). Saefullah dimakamkan di makam keluarga tidak jauh dari kediamannya.

Pantauan detikcom, Rabu (16/9/2020), pukul 18.15 WIB, suasana kediaman keluarga Sekda DKI Saefullah sepi. Di luar area rumah berjajar karangan bunga yang menyampaikan dukacita.

Karangan buka terus berdatangan dengan diangkut mobil pikap. Karangan bunga memenuhi bagian depan rumah, sehingga diletakkan di samping kediaman Sekda DKI Saefullah berseberangan dengan lapangan.

(zak/zak)