2 Pejabat DKI Positif Corona, Anies Tutup Sementara Gedung G Balai Kota

Muhammad Ilman Nafian - detikNews
Rabu, 16 Sep 2020 16:21 WIB
Gedung Balai Kota DKI Jakarta.
Gedung Balai Kota DKI Jakarta (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menutup Gedung G Balai Kota DKI Jakarta. Anies menegaskan penutupan itu dilakukan bukan berkaitan dengan kasus Corona yang dialami Sekda DKI Jakarta Saefullah, melainkan ada dua pejabat yang terinfeksi COVID-19.

"Pemprov DKI Jakarta khusus di Gedung G ini di Balai Kota akan ditutup bukan karena kasus Pak Sekda, tapi karena tadi pagi ditemukan ada dua orang pejabat, satu pejabat eselon dua yang terpapar positif dan ada beberapa yang sedang menunggu hasil sore ini," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (16/9/2020).

Anies mengatakan ada satu pejabat Pemprov DKI yang sudah terkonfirmasi positif COVID-19. Sedangkan sisanya masih menunggu hasil.

"Tapi satu sudah confirmed positif. Sesuai dengan peraturan, bila ada yang ditemukan positif di sebuah kantor, satu gedung tutup," kata Anies.

Anies mengatakan penutupan juga sudah sesuai Pergub Nomor 88 Tahun 2020. Jika ada karyawan yang positif Corona, satu gedung wajib tutup selama tiga hari.

Eks Mendikbud itu menyebut penutupan Gedung Blok G Balai Kota DKI Jakarta akan dimulai Kamis (17/9) hingga Sabtu (19/9/2020).

"Jadi Gedung Blok G di DKI ini, persis samping kita, Kamis, Jumat, Sabtu akan tertutup tidak digunakan. Kita menjalankan apa yang menjadi peraturan gubernur," ucapnya.

(man/idn)