Makin Panas! Erwin Aksa Bakal Polisikan Pendiri PolMark Eep Saefulloh

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Rabu, 16 Sep 2020 10:06 WIB
Blak Blakan Bersama Erwin Aksa

Tim Blak Blakan detikcom berkesempatan mewawancarai Mantan Politikus Golkar Erwin Aksa yang baru saja mengundurkan diri karena memiliki pandangan yang berbeda dengan Partai Golkar, Jakarta, Rabu (20/3/2019). Grandyos Zafna/detikcom
Erwin Aksa (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Ketua Tim Pemenangan Arifuddin Munafri (Appi)-Rahman Bando, Erwin Aksa, bakal melaporkan pendiri PolMark Eep Saefulloh Fatah Indonesia ke polisi. Erwin menyebut dasar laporan itu adalah perbuatan tidak menyenangkan.

"Saya akan lapor polisi perbuatan tidak menyenangkan," kata Erwin Aksa kepada wartawan, Rabu (16/9/2020).

Terpisah, Ketua Tim Hukum Appi-Rahman Bando, Yusuf Ganco, mengatakan pihaknya akan segera menggelar rapat untuk teknis pelaporan ke Polda Sulsel.

"Saya memang mau lapor ke Polda soal Eep. Saya mungkin rapat tim hukum dulu, paling lambat besok pagi (melaporkan), kalau bisa ini hari diusahakan," kata dia.

Ada dua hal yang saat ini menjadi fokus pelaporannya ke Polda nanti, yaitu soal penipuan dan perbuatan tidak menyenangkan yang diduga dilakukan oleh PolMark Indonesia pimpinan Eep Saefulloh.

"Jangan sampai sudah dibayar, tapi dia tidak jalankan (kewajibannya)," sebut Yusuf.

Sebelumnya, Erwin Aksa mengaku sangat marah lantaran Polmark Indonesia menolak hasil survei yang dilakukannya di Pilkada Makassar. Padahal, menurut Erwin, pihaknya telah melakukan kontrak dengan lembaga milik Eep tersebut.

Sementara itu, Eep mengaku membantah adanya pengusiran dan pemecatan yang dilakukan oleh Erwin Aksa. Dia membantah infografis survei yang disebarkan oleh tim Appi-Rahman berasal dari pihaknya.

Eep menegaskan, dalam kerja sama antara PolMark dan Tim Appi-Rahman, pemecatan tidak mungkin terjadi. Sebab, menurut Eep, kerja sama tersebut memosisikan PolMark dan Tim Appi-Rahman sebagai mitra, bukan bawahan dan atasan.

"Sayalah yang justru sudah lebih dulu berinisiatif untuk mengundurkan diri dari kerja sama pendampingan Appi-Rahman dan sudah meminta EA membicarakannya secara tuntas/layak. Yang mungkin untuk dilakukan memang pengakhiran kerja sama berdasarkan klausul-klausul yang tertera di dalam kontrak. Berkaitan dengan ini, faktanya, pada pagi hari Senin (14/9) sayalah yang justru menyatakan akan mengundurkan diri dari pendampingan di Kota Makassar dan akan mengembalikan dana kerja sama. EA sendiri sudah menerima dengan baik dan terbuka rencana pengunduran diri saya itu dan bersedia membahasnya secara tuntas dalam pertemuan yang waktunya telah kami sepakati bersama (Selasa, 15/9/2020, pukul 10.00 pagi)," ungkapnya.

Video 'Erwin Aksa Cerita di Balik Perseteruannya dengan Bos PolMark':

[Gambas:Video 20detik]






(fiq/tor)