Round-Up

Keyakinan Anggota Dewan Soal 'Luhut Lagi Luhut Lagi'

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 16 Sep 2020 05:29 WIB
Luhut Binsar Pandjaitan
Foto: Luhut Binsar Pandjaitan (Andhika Prasetia/detikcom).

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDIP Rahmad Handoyo menilai langkah Jokowi tepat. Handoyo mengatakan Luhut memiliki kapasitas menekan penyebaran Corona melalui operasi yustisi

"Nah, ketika sudah penerapan dan berkoordinasi masalah yustisi, masalah hukum, tentu kapasitasnya Pak Luhut, dan kebetulan di dalamnya Pak Luhut masuk dalam tim pengendalian COVID-19. Jadi saya kira nggak masalah, justru yang tepat, karena beliau memang ahlinya bagaimana mengendalikan Pangdam, bagaimana mengendalikan Kapolda," kata Handoyo kepada wartawan, Selasa (15/9/202).

Bagi Handoyo, penyebab semakin meningkatnya kasus Corona adalah tidak disiplinnya masyarakat. Maka, Luhut memiliki kemampuan untuk mendisiplinkan masyarakat.

"Justru kita support, kita kasih apresiasi Presiden segera mengendalikan COVID dari sisi proses penegakan. Karena selama ini yang menjadi keluhan masyarakat dan dalam tanda petik belum terkendali karena memang kita kedisiplinannya memang kurang sekali, sehingga budaya hidup baru disiplin kita masih belum ditegakkan dengan baik, nah di sinilah Pak Luhut berperan dalam rangka mengkoordinasikan untuk bisa berkoordinasi dengan Kapolda dengan jajarannya, Pangdam dengan jajaran, saya kira tepat," katanya.


Lalu, bagaimana dengan peran Menkes Terawan Agus Putranto? Handoyo menyampaikan antara Terawan dengan Luhut berbagi peran untuk menekan kasus Corona.

"Nah pertanyaannya kemudian kenapa tidak Pak Menkes? Pak Menkes kan posisinya dari sisi teknis kesehatan, Pak Menkes kan tidak dari sisi penegakan disiplin hukumnya. Pak Terawan atau Pak Menkes ini dari sisi teknis kesehatan dan teknis bagaimana proses penemuan vaksin dan bagaimana nanti mengorganisasikan vaksin ke depan, dan bagaimana juga untuk proses-proses aturan-aturan yang dibikin," imbuhnya.

Halaman

(aik/maa)