IKAPPI: 321 Pedagang di Jakarta Positif COVID, Tertinggi Se-Indonesia

Muhammad Ilman Nafian - detikNews
Selasa, 15 Sep 2020 21:01 WIB
Sejumlah Aparatur Sipil Negara DKI Jakarta diterjunkan ke seluruh Pasar Jaya di Jakarta, Senin (6/7). Hal itu dilakukan untuk memantau penerapan protokol kesehatan di pasar.
Ilustrasi protokol kesehatan di pasar tradisional. (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) menghimpun data pedagang pasar yang positif terpapar virus Corona (COVID-19). Total, ada 1.344 kasus positif di 239 pasar dari 27 provinsi di Indonesia dengan kasus tertinggi di DKI Jakarta.

"DPP IKAPPI menghimpun data Kasus positif secara Nasional ada 1.344 kasus positif COVID-19 dengan 47 kasus meninggal terjadi di 239 pasar tersebar di 96 kabupaten/kota dan 27 provinsi," ujar Ketua Umum DPP IKAPPI Abdullah Mansuri melalui keterangan tertulis, Selasa (15/9/2020).

Abdullah mengatakan Jakarta menjadi wilayah yang paling tinggi pedagang pasarnya terpapar virus Corona. Menurutnya, ada 321 pedagang positif Corona.

"Untuk kasus DKI Jakarta masih tertinggi yaitu positif 321 pedagang, meninggal 1, di 51 pasar. Data ini merupakan pukulan berat bagi kami, di saat kami sedang mengalami tekanan daya beli masyarakat yang menurun secara terus-menerus," ucapnya.

"Seminggu terakhir kami mendapati penurunan omzet pedagang kami hingga 60-70 persen. Kami harus terus bertahan dalam kondisi seberat ini," sambung Abdullah.

Abdullah mengatakan IKAPPI saat ini tengah berusaha memberikan edukasi persuasif kepada para pedagang. Edukasi itu dilakukan pada penekanan untung rugi bagi pedagang apabila menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi COVID-19.

"Saat ini kami sedang melakukan edukasi dengan pola edukasi yang persuasif, bukan menakut-nakuti kepada anggota kami pedagang pasar. Edukasi yang akan menekankan kepada, apa keuntungan dan kerugian pelaksanaan protokol kesehatan. Misalnya kalau sampai pasar tutup karena ada yang positif siapa yang rugi? atau kalau sampai harus isolasi 2 minggu nggak bisa jualan, siapa yang rugi? Kami sedang dalam proses ulang melakukan edukasi berupa edaran dan sosialisasi melalui perwakilan-perwakilan IKAPPI di seluruh Indonesia," katanya.

Tonton video '3 Pekan Berturut-turut, 23 Kabupaten/Kota Masuk Zona Merah Covid':

[Gambas:Video 20detik]



(man/aik)