23 Pegawai Reaktif Corona, PN Palembang Tutup 3 Hari

Raja Adil Siregar - detikNews
Selasa, 15 Sep 2020 19:27 WIB
Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Selasa (25/9/2020).
PN Palembang (Raja Adil/detikcom)
Palembang -

Sebanyak 23 pegawai dan hakim di Pengadilan Negeri Kelas 1A Palembang, Sumatera Selatan, dinyatakan reaktif COVID-19 setelah mengikuti rapid test massal. Akibatnya, kantor PN ditutup selama 3 hari ke depan.

"Kemarin kita lakukan rapid test massal di kantor. Ada 23 orang reaktif COVID-19 dan sekarang melakukan isolasi mandiri," kata Humas PN Palembang, Abu Hanifa, ketika dimintai konfirmasi, Selasa (15/9/2020).

Selain isolasi mandiri dan diminta segera swab test, kantor PN Palembang ditutup. Penutupan dilakukan 3 hari terhitung dari 16 hingga 18 September.

"Sesuai arahan Ketua PN ditutup sebagian. Jadi sidang ditiadakan, kecuali itu sidang-sidang penting yang memang waktu untuk penahanan sudah mau habis. Untuk kasus perdata bisa ditunda," kata Abu.

Selain itu, Abu memastikan pelaksanaan sidang digelar sangat terbatas dan untuk protokol kesehatan diterapkan lebih ketat. Saksi yang biasanya masih datang ketika sidang kini dilarang total.

"Kemarin saksi masih ada datang untuk pengecekan berkas. Besok tidak ada lagi, sangat-sangat terbatas dan yang penting saja bisa hadir," katanya.

Abu Hanifa mengaku juga menjadi salah satu orang di PN Palembang yang harus melakukan isolasi mandiri. Terlebih dia juga dinyatakan reaktif COVID-19 bersama dua hakim lainnya.

"Saya salah satu yang positif, jadi saya 14 hari isolasi mandiri dan sudah melakukan swab test mandiri. Untuk hasil menunggu 3-4 hari ke depan," katanya.

Terkait penutupan kantor PN sementara, pihaknya telah memasang pengumuman sore ini. Pengumuman dengan spanduk itu berisi imbauan penutupan kantor selama 3 hari untuk mencegah penyebaran COVID-19.

"Tiga hari ini kantor disterilkan, disemprot disinfektan pada semua ruangannya. Jadi ini sebagai upaya pencegahan yang kami lakukan," tutupnya.

(ras/zak)