RS di Pekanbaru Penuh, Pasien COVID-19 Diisolasi di Rusunawa Bertambah

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Selasa, 15 Sep 2020 17:51 WIB
Poster
Ilustrasi Corona (Edi Wahyono/detikcom)
Pekanbaru -

Jumlah pasien COVID-19 di Riau terus melonjak, sementara rumah sakit di Pekanbaru sudah penuh. Pasien virus Corona dialihkan ke rusunawa dan sejumlah balai diklat untuk menjalani isolasi.

"Kalau sebelumnya rusunawa hanya diisi beberapa pasien saja, kini jumlahnya bertambah banyak. Ini sehubungan jumlah kasus COVID-19 di Riau khususnya Pekanbaru terus bertambah minimal dalam sehari ada 80 pasien," kata Kadis Kominfo dan Statistik Riau, Chairul Riski, kepada wartawan, Selasa (15/9/2020).

Selain rusunawa, sejumlah balai diklat milik pemerintah sudah difungsikan untuk menampung pasien virus Corona. Tempat yang disulap menjadi lokasi perawatan pasien COVID-19 antara lain Balai Diklat Dinas Koperasi Riau, Balai Diklat Disnaker, Balai Diklat Transmigrasi, Balai Diklat Bapelkes, dan Balai Dikat Badan Pembangunan Sumber Daya Manusia.

"Seluruh balai diklat yang ada kini semuanya telah dijadikan fasilitas penanganan pasien COVID-19," kata Riski.

Menurut Riski, pihaknya sudah menyarankan agar pasien COVID-19 yang melakukan isolasi mandiri bisa memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan Pemprov Riau. Pasien yang menjalani isolasi mandiri diminta segera pindah ke rusunawa atau balai diklat.

"Seluruh balai diklat dan rusunawa ditempat tenaga medis. Ada juga mobil ambulans. Isolasi mandiri di rumah sendiri dikhawatirkan tidak bisa maksimal dan bisa berpotensi menular ke lainya. Apalagi, tidak ada pengawasan dari tenaga medis," kata Riski.

(cha/haf)