RS Penuh, Rusunawa di Pekanbaru Jadi Tempat Isolasi Pasien Corona

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Senin, 07 Sep 2020 12:11 WIB
Poster
Ilustrasi Corona (Foto: Edi Wahyono-detikcom)
Pekanbaru -

Rumah sakit di Pekanbaru sudah tak mampu lagi menampung pasien Corona untuk menjalani isolasi. Pemerintah setempat pun menyiapkan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) di Pekanbaru menjadi tempat isolasi pasien COVID-19.

"Kemarin Gubernur Riau, (Syamsuar) sudah meninjau Rusunawa di Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru. Peninjauan ini sehubungan dijadikannya Rusunawa sebagai tempat isolasi pasien COVID-19," kata Kepala Biro Kominfo dan Statistik Pemprov Riau, Chairul Riski, kepada wartawan, Senin (7/9/2020).

Riski mengatakan rusunawa ini digunakan sebagai tempat isolasi karena RSUD Arifin Achmad Riau di Pekanbaru sudah penuh. Selaku rumah sakit rujukan pasien COVID-19, RSUD Arifin Achmad sudah tak bisa lagi menampung pasien virus corona yang terus bertambah.

"Jumlah warga terkonfirmasi COVID-19 di Riau terus bertambah yang hari ini sudah di atas 2.400 orang lebih. Kondisi tersebut membuat fasilitas ruang isolasi rumah sakit umum tak mampu lagi. Sebagian pasien juga sudah dialihkan ke rumah sakit swasta yang sudah direkomendasikan penanganan COVID-19," kata Riski.

Masih menurut Riski, salah satu rumah sakit swasta yang dijadikan rujukan juga sudah ada yang tak mampu lagi menampung pasien COVID-19. Sehingga hanya tersisa beberapa rumah sakit swasta lagi yang dapat menampung pasien corona.

"Kalau jumlah pasien terus meningkat, maka sejumlah rumah sakit swasta yang dijadikan rujukan bisa nanti juga penuh. Makanya segala kemungkinan harus dipersiapkan sejak dini," kata Riski.

Kabag Humas Pemkot Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman, mengatakan saat ini Rusunawa di Tenayan Raya sudah ditempati lima orang pasien COVID-19. Mereka yang menempati rusunawa ini merupakan pasien tanpa gejala.

"Di Rusunawa itu ada tiga blok bangunan yang selama ini dua blok kosong dan satu blok berisi namun jumlahnya penghuninya sedikit. Karenanya saat ini satu blok dijadikan rujukan isolasi pasien tanpa gejala," kata Irba.

Pihaknya juga sudah berkoordinasi ke Pemprov Riau untuk meminta Asrama Haji dipersiapkan sebagi ruangan isolasi pasien corona. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi jumlah pasien COVID-19 yang makin meningkat.

"Jumlah pasien COVID-19 di Pekanbaru terus bertambah dan RSUD Arifin Achmad sudah tak mampu menampung pasien COVID-19. Makanya kita antisipasi segala fasilitas yang ada dipersiapkan untuk penampungan pasien corona," kata Irba.

(cha/haf)