Ini Usulan Tambahan Anggaran LPSK, BNN, hingga BNPT Tahun 2021

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Selasa, 15 Sep 2020 17:17 WIB
Komisi III DPR RI menggelar rapat bersama LPSK, Komnas HAM, BNPT, PPATK, dan BNN.
Foto: Komisi III DPR RI menggelar rapat bersama LPSK, Komnas HAM, BNPT, PPATK, dan BNN (Rahel/detikcom)

Lebih lanjut, Boy mengatakan masih ada beberapa program yang belum masuk ke pagu anggaran 2021. Boy pun mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp 304.764.098.000.

"Mohon izin kami laporkan kepada pimpinan hasil dari rekap kami setelah dari pencermatan kami agak berkurang dari yang disampaikan bapak pimpinan tadi, dari 361 miliar, total yamg kami rekap dari hasil penghitungan kami sebesar 304.764.098.000 rupiah," ucap Boy.

Kemudian, PPATK memiliki pagu anggaran sebanyak Rp 224.608.345.000. Kepala PPATK Dian Ediana menilai anggaran tersebut akan digunakan untuk menjalankan dua program di PPATK.

"Berdasarkan surat Menkeu 2021 Rp 224.608.345.000 untuk dua program yaitu pencegahan dan pemberantasan TPPU dan pencegahan terorisme Rp 38,521.604.000, dan program dukungan manajemen Rp 186.086.741.000.

Namun, Heru menilai anggaran itu tidak cukup. Heru kemudian mengusulkan adanya tambahan anggaran sebesar Rp 14. 955.000.000.

"PPATK mengusulkan pergeseran anggaran antar program, serta usulan tambahan anggaran sebesar 14,9 miliar sehingga pagu PPATK menjadi 239,5 miliar melalui mekanisme penetapan pagu alokasi anggaran tahun 2021," ujar Dian.

Terakhir, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengatakan pagu anggaran Komnas HAM sebanyak Rp 100.231.120.000. Anggaran itu akan digunakan untuk program yang ada di Komnas Perempuan dan Komnas HAM.

"Sesuai dengan SE Kementerian Keuangan dan Bappenas tanggal 5 agustus 2020 total pagu anggaran tahun anggaran 2021 Komnas HAM 100.231.120.000 yang terdiri dari dua. Pertama 77.461.135.000 untuk Komnas HAM. 22.739.985.000 itu untuk komnas perempuan," ungkap Taufan.

Namun, Taufan mengatakan ada beberapa isu terkait kasus etnis Rohingya hingga penyelesaian kasus agraria. Taufan pun mengusulkan penambahan anggaran tambahan sebesar Rp 22.800.000.000.

"Jadi total kebutuhan tambahan anggatan 22.800.000.000," ucap Taufan.

Halaman

(hel/aik)