Rapat Bareng Komisi III, LPSK Ungkap Ada Sekitar 10 Staf Positif Corona

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Selasa, 15 Sep 2020 11:36 WIB
Gedung DPR
Gedung DPR/MPR (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Komisi III DPR RI menggelar rapat bersama Komnas HAM, LPSK, BNPT, PPATK, dan BNN. Ketua LPSK Hasto Atmojo menyampaikan ada sejumlah pegawai LPSK yang terpapar COVID-19.

Rapat digelar di ruang rapat Komisi III DPR RI, MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (15/9/2020) sekitar pukul 10.00 WIB. Rapat dipimpin oleh anggota Komisi III Pangeran Khairul Saleh.

"Saya minta izin untuk menyampaikan bahwa LPSK minggu lalu meliburkan kantor karena kami sedang melakukan tes swab pada tanggal 3 September yang lalu," kata Hasto dalam rapat.

Hasto mengungkapkan setidaknya ada 10 atau 11 pegawai yang positif COVID-19. Jumlah itu diketahuinya melalui hasil tes swab Corona yang telah dilakukan di LPSK.

"Dan hasil yang kami dapatkan ada 10 atau 11 staf kami positif tes swab," kata Hasto.

Dalam kesempatan yang sama, Hasto menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala BNN Komjen Heru Winarko. Sebab, BNN membantu pegawai LPSK dalam melakukan isolasi.

"Dan dalam kesempatan ini kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Komjen Heru Winarko selaku Kepala BNN yang mengizinkan LPSK untuk melakukan isolasi kepada staf yang positif itu," ujarnya.

Rapat tersebut turut dihadiri Kepala BNN Heru Winarko, Ketua PPATK Dian Ediana, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik, dan Ketua BNPT Boy Rafli. Rapat ini digelar guna membahas anggaran setiap lembaga untuk tahun 2021.

Diketahui, Kantor Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Jakarta Timur, ditutup selama 5 hari ke depan. Hal itu dilakukan karena sejumlah pegawai LPSK positif terpapar Corona.

"Kantor LPSK akan kembali beroperasi dan dibuka untuk umum pada Senin, 14 September 2020," ujar Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo dalam keterangan tertulis yang dilansir dari Antara, Jumat (4/9).

Pegawai LPSK dinyatakan positif dari hasil uji swab. Belum diketahui pasti berapa pegawai LPSK yang kena Corona.

Tonton video 'Peneliti Melihat Ada Kemungkinan Virus Corona Serang Otak':

[Gambas:Video 20detik]



(hel/ibh)