Polri Tunggu Laporan untuk Tindak Pesepeda Masuk Tol, Jasa Marga Pikir-pikir

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 15 Sep 2020 15:53 WIB
Viral Sepeda Masuk Tol di Bogor
Viral pesepeda masuk Tol Jagorawi di Bogor. (Screenshot Video Viral)
Jakarta -

Polisi menemukan titik terang terkait kasus rombongan pesepeda yang masuk ke ruas Tol Jagorawi. Sanksi pidana pun telah disiapkan bagi pesepeda tersebut.

"Dikenakan dong, dikenakan (sanksi pidana). Karena ini pidana, jadi tidak ditilang, maka akan ada proses penyidikan. Mereka akan dipanggil di polres," kata Kepala Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Jagorawi Korlantas Polri Kompol Fitrisia Kamila Tasran saat dihubungi wartawan, Selasa (15/9/2020).

Namun Kamila mengatakan pihak kepolisian menunggu laporan terlebih dahulu dari Jasa Marga selaku pengelola tol sebelum mengambil tindakan hukum. Setelah ada laporan itu, polisi baru akan melakukan penyidikan lebih lanjut kepada para pesepeda tersebut.

"Dalam hal ini dari pihak Jasa Marga sebagai pengelola tol akan lapor jadi nanti akan ditindak lebih lanjut setelah adanya pelaporan," ujar Kamila.

Dia menambahkan, saat ini rombongan pesepeda tersebut masih berstatus saksi.

"Masih saksi ya, karena yang menentukan tersangka itu penyidik setelah dibuatkan berita acara. Jadi pertama saksi itu untuk dimintai keterangan. Semuanya masih saksi nanti yang menetapkan tersangka adalah penyidik," jelasnya.

Dihubungi terpisah, Marketing and Communication Department Head Jasa Marga Metropolitan Tollroad, Irra Susiyanti, mengatakan pihaknya masih membahas terkait langkah hukum yang akan diambil. Namun hingga saat ini pihaknya masih belum membuat laporan polisi terkait rombongan pesepeda masuk tol tersebut.

"Kami sedang melakukan diskusi di internal, tapi prinsipnya kami sangat prihatin dan menyayangkan akan kejadian tersebut. Namun ini masih dalam diskusi internal, tapi ini nanti akan ada yang menindaklanjuti. Ini masih kita diskusikan ya," ujar Irra.

Seperti diketahui, video rombongan pesepeda masuk dan melawan arus di Jalan Tol Jagorawi viral di media sosial. Berdasarkan CCTV di salah satu minimarket rest area, rombongan pesepeda ini menyeberang ruas Tol Jagorawi dan melawan arus di Km 46. Para pesepeda selanjutnya beristirahat di rest area Tol Jagorawi Km 45.

Polisi mengatakan aksi tersebut bisa dikenai sanksi pidana. Para pesepeda terancam dijerat dengan Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan karena memasuki jalan tol.

"Jadi untuk UU Lalu Lintas kita belum ada khusus mengatur sepeda di jalan tol. Tapi kalau sepeda di jalan umum ada. Jadi kita kenakan di Pasal 63 ayat 6 UU Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan. Nanti yang manggil itu lewat Polres ya, Reskrim, jadi masuknya pidana," kata Kamila ketika dihubungi wartawan, Senin (14/9).

Selain itu, para pesepeda tersebut bisa dijerat dengan Pasal 64 ayat 4 UU No 38 Tahun 2004 tentang Jalan. Menurut Kamila, para pelanggar bisa dikenai kurungan penjara selama 14 hari.

(jbr/jbr)