Bagikan 30 Rompi, Polres Jaksel Gandeng Komunitas Awasi Protokol Kesehatan

Tiara Aliya - detikNews
Selasa, 15 Sep 2020 14:28 WIB
Polres Jaksel bagikan rompi ke perwakilan komunitas warga.
Polres Jaksel bagikan rompi ke perwakilan komunitas warga (Foto: Tiara/detikcom)
Jakarta -

Polres Metro Jakarta Selatan membagikan 30 rompi penegak disiplin kepada perwakilan komunitas warga di Jakarta Selatan. Komunitas itu nantinya akan terlibat dalam mengawasi penerapan protokol kesehatan COVID-19 di masyarakat.

"Jadi hari ini kami dari Polres Metro Jakarta Selatan membagikan rompi untuk relawan komunitas penegak disiplin masyarakat komunitas. Jadi kita sebenarnya bersama-sama ini tiga pilar jadi kalau lihat di rompinya ada Kodim, TNI, Polri termasuk Pemda," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budi Sartono di Polres Metro Jaksel, Selasa (15/9/2020).

Budi membagikan dan memasangkan langsung rompi kepada masing-masing perwakilan komunitas warga. Rompi tersebut berwarna kuning disertai logo tiga pilar yaitu TNI, Polri dan Pemprov DKI Jakarta.

Adapun, komunitas yang dilibatkan mulai dari komunitas pemulung, komunitas ojek pangkalan (opang), komunitas satpam hingga komunitas ojek online (ojol) yang berlokasi di 10 area Polsek Jakarta Selatan.

"Jadi di situ kita bagikan ada komunitas pemulung, komunitas ojek pangkalan, satpam perkantoran, satpam apartemen pokoknya seluruh komunitas yang ada di wilayah Jakarta Selatan," jelasnya.

Budi menyebut pentingnya peran komunitas untuk mengingatkan penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat. Para relawan pun, jelas Budi, telah dibekali pengetahuan terkait COVID-19.

"Ya pastinya karena ini yang membina para babinkamtibmas, babinsa. Mereka sudah dibekali apa saja protokol kesehatan yang pasti 4M. Memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan menjauhi kerumunan," ungkapnya.

Budi menekankan bahwa fungsi relawan ini sebatas mengingatkan saja. Sedangkan, penindakan terhadap pelanggar protokol kesehatan tetap dilakukan oleh aparat penegak hukum.

"Sekali lagi tugas mereka mengingatkan, bukan menindak. Yang bisa menindak aparat penegak hukum baik itu Satpol PP maupun TNI (dan) Polri yang memang sudah dibekali," tegasnya.

Di kesempatan yang sama,Ketua Ikatan Pemulung Indonesia Jakarta Selatan Edi Santoso menyatakan kebahagiaannya karena dilibatkan dalam penegakkan disiplin COVID-19. Bersama jajarannya, ia berkomitmen untuk mengawasi protokol kesehatan di lingkungan sekitarnya.

"Memang saat ini kami kurang tersentuh tapi dengan adanya seperti ini kami merasa diorangkan dan kami akan membantu apapun perintah dari Polres Jakarta Selatan ini akan kami laksanakan sesuai harapan pak kapolres," ujar Edi.

Simak video '221 Pelanggar di Hari Pertama PSBB Ketat DKI':

[Gambas:Video 20detik]



(eva/eva)