Pelanggar Protokol COVID-19 di Makassar Kini Bakal Disanksi Pidana

Ibnu Munsir - detikNews
Selasa, 15 Sep 2020 11:50 WIB
Poster
Ilustrasi COVID-19 (Edi Wahyono/detikcom)
Makassar -

Pemerintah Kota Makassar akan menindak tegas pelanggar protokol kesehatan COVID-19. Tindakan tegas itu berupa denda hingga pidana.

"Tetapi kali ini sudah langsung gabungan di dalamnya ada Kejaksaan maka memungkinkan langsung melakukan tindakan yang lebih efektif. Langsung dikenakan denda sesuai dengan tim, misalnya Satpol nanti ada kafe atau warkop yang melanggar protokol kesehatan yang sudah jelas tidak memakai masker, tidak ada tempat cuci tangan itu sudah semuanya sudah lengkap dan apabila ditemukan melanggar, maka pengunjung dan pemilik dikenakan saksi," kata Asisten 1 Bidang Pemerintahan Pemkot Makassar, M Sabri, Selasa (15/9/2020).

Sabri, yang juga Ketua Satgas Penegakan Disiplin COVID-19 Makassar, mengatakan pihaknya akan memberlakukan sanksi pidana bagi pelanggar protokol kesehatan COVID-19. Tim gabungan dari kepolisian yang akan menindak pelanggar tersebut.

"Bedanya dengan yang lain kalau kemarin itu ditindak dan bergerak itu kita melakukan penindakan masih kita lakukan teguran dan penutupan sementara kalau ini sudah diberikan denda langsung di tempat. Ketika masih melakukan dilakukan penutupan dan ketika masih melakukan akan dilakukan pidana, bagaimana pidananya nanti tim dari kepolisian," ujar Sabri.

Tak hanya itu, warga yang melanggar protokol kesehatan juga akan dikenai denda Rp 100 ribu. Pemkot Makassar terus memberlakukan operasi yustisi dengan melihat perkembangan penyebaran COVID-19 di Makassar.

"Dendanya itu paling rendah kalau tidak pakai masker Rp 100 ribu, kalau di Jakarta Rp 250 ribu kita masih sama dengan Bandung. Tidak menutup kemungkinan akan naik atau kita lihat perkembangan. Tetapi di tempat usaha dilihat dari kriterianya, adakan tempat usaha warkop-nya sederhana yang menegah dan menegah ke atas ini sudah harus diberlakukan formatnya," tegasnya.

Tonton video 'Peneliti Melihat Ada Kemungkinan Virus Corona Serang Otak':

[Gambas:Video 20detik]



(knv/knv)