Tekan Penyebaran COVID-19, Polda Sumut Gelar Operasi Yustisi Hari Ini

Ahmad Arfah Fansuri Lubis - detikNews
Senin, 14 Sep 2020 08:26 WIB
A high school teacher checks the temperature of a student on the first day after being reopened following restrictions to halt the spread of the COVID-19 coronavirus in Kuala Lumpur on June 24, 2020. (Photo by Mohd RASFAN / AFP)
Foto Ilustrasi (Mohd Rasfan/AFP)
Medan -

Polda Sumatera Utara (Sumut) akan menggelar operasi yustisi hari ini. Hal ini dilakukan untuk memperketat pelaksanaan protokol kesehatan di masyarakat agar penyebaran COVID-19 dapat ditekan.

"Polda Sumatera Utara akan menggelar operasi yustisi untuk menekan penyebaran COVID-19. Warga pun harus bersiap menggunakan masker saat ke luar rumah dan menerapkan protokol kesehatan," tutur Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Tatan Dirsan Atmaja, Senin (14/9/2020).

Tatan mengatakan pelaksanaan operasi yustisi ini akan dilakukan di seluruh wilayah Sumut. Pelanggar akan diberi sanksi sosial.

"Akan diberikan sanksi sosial bagi pelanggar. Bisa bersih-bersih atau yang memberikan efek pembelajaran," ujarnya.

Tatan menjelaskan pelaksanaan operasi ini dilakukan hingga tingkat penyebaran virus Corona menurun. Pelaksanaan operasi ini, kata Tatan, akan melibatkan personel Polri, TNI, dan pemerintah daerah.

"Untuk waktunya tidak ditentukan. Sampai angka penyebaran COVID-19 menurun dan virusnya dapat diatasi. Dalam operasi ini akan melibatkan TNI, Polri, dan pemerintah daerah setempat," kata Tatan.

Untuk itu, Tatan berharap masyarakat yang ke luar rumah tetap mematuhi protokol kesehatan. "Harapannya masyarakat dapat mematuhi imbauan pemerintah dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, mencuci tangan dan menjaga jarak," jelasnya.

Sebagai informasi, hingga Minggu (13/9), pasien positif Corona di Sumut berjumlah 8.465 orang. Dari jumlah itu, 5.105 dinyatakan sembuh dan 356 orang dinyatakan meninggal dunia.

Selain itu, ada 948 orang yang masuk kategori suspek virus Corona. Untuk spesimen yang sedang diperiksa berjumlah 58.568 sampel.

Tonton video 'Anies Sebut PSBB Ketat Dilakukan Agar Dampak Ekonomi Tak Semakin Besar':

[Gambas:Video 20detik]



(rfs/rfs)