Kapolda Sumut Pastikan Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan Saat Pilkada

Ahmad Arfah - detikNews
Kamis, 10 Sep 2020 12:47 WIB
Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin (pertama dari kanan)/Ahmad Arfah-detikcom
Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin (pertama dari kanan). (Ahmad Arfah/detikcom)
Medan -

Kapolda Sumatera Utara Irjen Martuani Sormin meminta semua bakal pasangan calon (paslon) di Pilkada se-Sumut mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus Corona. Dia meminta paslon dan tim sukses ikut mengampanyekan penerapan protokol kesehatan.

"Ini adalah untuk keselamatan rakyat kita, keselamatan para calon, keselamatan para pendukung, makanya seluruh 23 kabupaten/kota yang pilkada di Sumatera Utara kita libatkan supaya beliau-beliau ini ikut aktif. Kepada para pendukung, para tim sukses, diminta menyampaikan ikuti protokol kesehatan pemerintah," kata Martuani setelah mengikuti kampanye jaga jarak di Lapangan Merdeka, Medan, Kamis (10/9/2020).

Martuani mengingatkan angka penyebaran virus Corona di Sumut yang sudah menembus 7.800 kasus. Jika ada pelanggaran protokol kesehatan saat kampanye pilkada, Martuani mengatakan pihaknya akan melakukan penindakan.

"Akan dilakukan penindakan, leading sector-nya adalah pemerintah provinsi, kabupaten/kota. Kami dari TNI-Polri hanya mem-backup," jelasnya.

Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi juga menegaskan pelanggar protokol kesehatan akan ditindak. Dia meminta KPU dan Bawaslu mengawasi secara ketat pelaksanaan protokol kesehatan oleh para bakal calon kepala daerah.

"Tadi Pak Kapolda sudah menyampaikan kepada saya. Beliau juga sudah kita izin dan sudah didengar Ketua DPRD, ini akan ditindak tegas apabila keluar dari ketentuan-ketentuan yang sudah disepakati. Untuk itu, sebelum aparat hukum mengambil langkah terlalu jauh, KPU dan Bawaslu harus benar-benar bertanggung jawab dalam kesepakatan aturan aturan yang sudah diberikan kepada KPU dan Bawaslu," kata Edy.

Kampanye jaga jarak ini juga dihadiri dua bakal calon Wali Kota Medan, Akhyar Nasution dan Bobby Nasution. Keduanya berjanji mematuhi protokol kesehatan saat kampanye nanti.

"Kita akan ikuti, maksimal 50 orang, ya. Jika kita sudah imbau tapi masih ada kerumunan, kita akan buat berjarak. Itu yang paling efektif yang bisa kita lakukan," kata Bobby Nasution.

Komitmen yang sama juga disampaikan Akhyar Nasution. Dia mengatakan akan mengutamakan kesehatan masyarakat saat proses kampanye.

"Untuk mencapai kesehatan itu, kami berkomitmen mengutamakan kesehatan dan keselamatan. Kami akan menyusun langkah-langkah (untuk menghindari kerumunan saat proses kampanye)," jelasnya.

(haf/haf)