Bahas Pandemi Flu Burung, Konferensi Digelar di Jepang
Kamis, 12 Jan 2006 11:54 WIB
Jakarta - Negara-negara Asia dan organisasi internasional memulai pertemuan untuk membahas kemungkinan timbulnya pandemi flu burung. Konferensi yang akan berlangsung dua hari itu digelar di Tokyo, Jepang.Pertemuan ini diadakan di tengah meningkatnya kekhawatiran akan meluasnya penyebaran penyakit flu burung. Terlebih setelah ditemukannya sejumlah pasien flu burung di Turki sebagai kasus pertama di luar Asia Tenggara dan Cina.Direktur Regional WHO untuk Pasifik Barat Shigeru Omi mengatakan, langkah-langkah yang akan dibahas dalam pertemuan ini termasuk cara untuk meningkatkan kewaspadaan publik dan pengawasan."Untuk memerangi avian influenza ini, kita harus memiliki strategi multi-dimensi," ujar Omi seperti dilansir kantor berita Reuters, Kamis (12/1/2006).WHO yakin bahwa sistem pengawasan yang lemah merupakan salah satu faktor di balik timbulnya wabah flu burung yang mendadak di Turki. Sistem peringatan dini dipandang vital dalam mencegah pandemi flu burung pada manusia.Sejauh ini sedikitnya 78 orang telah dikonfirmasi meninggal akibat virus flu burung di dunia. Para ilmuwan mengatakan, virus H5N1 relatif sulit untuk menulari antarmanusia. Namun ada kekhawatiran bahwa virus mematikan itu bisa bermutasi menjadi bentuk pandemi yang bisa menewaskan jutaan orang di dunia.
(ita/)











































