Usai Gowes, Ganjar Pranowo Borong Keripik & Souvenir di Magelang

Yudistira Imandiar - detikNews
Minggu, 13 Sep 2020 16:56 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo
Foto: Pemprov Jateng
Magelang -

Dua pedagang di Magelang dikejutkan dengan kedatangan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Bukan karena melanggar aturan, tapi keduanya disambangi Ganjar untuk diborong dagangannya.

Usai gowes dari Bawen, Semarang, Ganjar bersama istrinya, Siti Atikoh mampir sejenak berbelanja di Magelang.

Ida Rustianti yang tengah menggoreng dagangan keripiknya di tungku kayu sempat terperanjat dengan kehadiran orang nomor satu di Jawa Tengah itu.

"Nggoreng nopo bu, wah iki pasti enak, soale nganggo kayu (ini pasti enak, soalnya menggorengnya pakai tungku kayu)," ucap Ganjar, Minggu (13/9/2020).

Dalam perbincangan dengan Ganjar, Ida curhat ihwal penjualan keripik tempenya merosot drastis selama pandemi.

"Sepi pak, biasane saget 3 kwintal, sakniki namung pinten kilo mawon (biasanya bisa jual 3 kwintal, sekarang hanya beberapa kilo saja)," papar Ida.

Mendengar keluhan warganya, Ganjar berinisiatif membantu dengan memborong 15 kilogram keripik tempe dagangan Ida. Jebolan Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada itu pun memuji keripik Ida yang rasanya enak.

"Kulo tumbas bu, kabeh niki (saya beli ya bu, semuanya ini)," ucap Ganjar.

Mendapati dagangannya laris diborong, Ida menghaturkan terima kasihnya kepada Ganjar.

"Mboten nyongko niki angsal rejeki (tidak menyangka dapat rejeki). Maturnuwun pak Ganjar sampun rawuh lan mborong keripik kulo (terimakasih pak Ganjar sudah datang berkunjung dan memborong keripik tempe saya)," ujarnya.

Dalam lawatan tersebut, Ganjar juga mendengarkan keluh kesah dari pemilik kriya kayu Rik Rok, Karsiti. Serupa dengan Ida, Penjual souvenir dari limbah kayu itu mengaku sepi pembeli sejak pandemi.

"Sepi pak, ndak ada yang beli. Soalnya biasanya yang beli wisatawan yang datang ke sini," keluhnya.

Sembari mendengarkan, Ganjar mengumpulkan satu persatu dagangan Karsiti. Ada sepeda mini, kerokan, pijatan dari kayu, puluhan kaos, kerajinan pensil dan lainnya.

"Ini saya beli semuanya. Nanti buat souvenir di rumah dinas, kalau ada anak-anak yang main," cetus Ganjar.

Karsiti senang bukan kepalang, karena barang-barang dagangannya diborong, sehingga hari ini bisa mengumpulkan pundi-pundi untuk keluarga.

"Alhamdulillah, saya diberkahi rejeki. Pak Ganjar datang borong dagangan saya. Alhamdulillah, seneng sekali," urai Karsiti.

Sementara itu, mengingat banyaknya pelaku UMKM yang bisnisnya merosot karena pandemi, Ganjar meminta masyarakat untuk membeli pada teman, tetangga atau kenalan agar dapat membantu perekonomian mereka.

"Mari beli di teman sendiri, tetangga sendiri. Mari bantu mereka. Yang paling penting, mari gerakkan beli produk dalam negeri," seru Ganjar.

(ega/ega)