Round-Up

Paha Mulus-Sekamar Saja, 2 Isu Pelecehan di Awal Pilkada 2020

Tim Detikcom - detikNews
Sabtu, 12 Sep 2020 08:03 WIB
Ilustrasi Pemungutan Suara di bilik suara pada pemilu 2014
Ilustrasi pilkada serentak (dok. detikcom)
Jakarta -

Dua isu pelecehan terhadap perempuan mewarnai awal tahapan Pilkada Serentak 2020.

Awal tahapan Pilkada Serentak 2020 diwarnai isu pelecehan terhadap perempuan. Dua isu ini terjadi di Pilkada Tangerang Selatan dan Pilkada Depok.

Pertama adalah soal cuitan politikus Partai Demokrat (PD) Cipta Panca Laksana soal 'paha calon Wakil Wali Kota Tangsel mulus'. Netizen lalu mengaitkannya dengan satu-satunya calon Wawalkot Tangsel perempuan, yaitu Rahayu Saraswati Djojohadikusumo. Kedua adalah pernyataan calon Wakil Wali Kota Depok dari PKS Imam Budi Hartono kepada lawannya, Afifah Alia, yang berasal dari PDIP.

Isu pelecehan pertama yang ramai dibahas adalah terkait Pilwalkot Tangsel 2020. Ini berawal dari kontroversi cuitan Panca yang ramai dibahas sejak pekan lalu. Posting-annya yang viral diduga ditujukan kepada Rahayu Saraswati, satu-satunya calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan yang perempuan.

"Paha calon wakil walikota Tangsel itu mulus banget," demikian cuitan Panca pada akun Twitter-nya, @panca66, seperti dilihat detikcom, Sabtu (5/9).

Cuitan Panca itu kemudian dibalas oleh Said Didu. Mantan Sekretaris Kementerian BUMN itu menanggapi dengan istilah 'tak ada foto adalah hoax'.

"Huzzz - no pict hoax," tulis Said Didu di akun Twitter-nya, @msaid_didu, menanggapi cuitan Panca.

Seorang netizen mengirimkan percakapan kedua tokoh itu ke salah satu posting-an Rahayu Saraswati. Perempuan yang akrab disapa Sara itu pun membalas cuitan netizen tersebut. Ia mengatakan pelecehan seksual terhadap wanita tidak ada hubungannya dengan pilihan politik.

"Pelecehan tdk ada hubungannya dgn afiliasi politik, beda pilihan politik bukan berarti bisa dilecehkan, atau krn saya perempuan bukan berarti bisa dilecehkan, pelecehan hanya dilakukan oleh mrk yg berjiwa kerdil & pengecut," kata Sara di Twitter.

Sara mengakui memang cuitan yang viral itu tidak mengaitkan nama dirinya. Namun, Sara mengingatkan, kandidat Wakil Wali Kota Tangsel yang perempuan hanya dirinya.

"Ya, dikatakan bahwa tidak mencantumkan nama. Maka bisa saja yang beliau maksud adalah calon wakil wali kota yang lainnya, yang notabene laki-laki semua. Mungkin saja," tutur Sara.

Rahayu Saraswati Djojohadikusumo (Sara Djojohadikusumo)Rahayu Saraswati Djojohadikusumo (Sara Djojohadikusumo). (Foto: dok. Instagram)

Saat dimintai konfirmasi mengenai cuitannya yang viral, Panca menyebut pernyataan itu tak ditujukan kepada siapa-siapa. Ia juga mengingatkan tidak menyebut nama siapa pun dalam cuitannya tersebut.

"Tidak ditujukan ke siapa-siapa. Toh saya tidak menyebut nama siapa-siapa," kata Panca melalui pesan singkat, Minggu (6/9).

Menanggapi pengakuan Panca, Sara menilai penjelasan Panca soal 'Paha calon wakil walikota Tangsel itu mulus banget' tidak masuk akal. Menurut politikus Gerindra itu, cuitan Panca sudah jelas ditujukan kepadanya, yang merupakan bakal calon Wakil Wali Kota Tangsel.

"Hmmm... mungkin kurang masuk akal ya. Menurut saya karena jelas yang disebut adalah 'Calon Wakil Wali Kota Tangsel' jadi spesifik," kata Sara melalui pesan singkat, Minggu (6/9).

Namun Sara tak mau berkomentar jauh soal siapa pemilik 'paha mulus' yang dicuit oleh akun Twitter @panca66 milik politikus Partai Demokrat itu. Dia pun menjawab satire dengan menyebut, mungkin soal 'paha mulus' ditujukan kepada bakal calon Wali Kota Tangsel lainnya yang semuanya adalah laki-laki kecuali dirinya.

"Tapi betul itu bisa saja yang beliau maksud bukan saya, bisa Pilar Saga Ikhsan atau Ruhamaben," ucap Sara.

Tonton video 'Maju di Pilkada Tangsel, Keponakan Prabowo Bicara Dinasti Politik':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2 3