Round-Up

Keluarga Arteria Ingin ke Polisi, Budayawan Klarifikasi Isu 'Cucu PKI'

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 12 Sep 2020 07:40 WIB
Arteria Dahlan
Arteria Dahlan (Ari Saputra/detikcom)

"Saya maafkan, kan saya orang Minang, harus membudayakan penyelesaian secara kekeluargaan. Tabayun sudah dilakukan, hasil klarifikasinya seperti ini. Insyaallah saya bicara dengan keluarga untuk hentikan upaya hukum," kata Arteria, Jumat (11/9/2020).

Namun Arteria tak bisa menjanjikan keluarganya mengurungkan niat pelaporan ke polisi. Arteria mengungkapkan suaranya belum terlalu berpengaruh di keluarga.

"Susah kalau di Minang ini, saya kan masih dibilang anak kecil, sulit mengatur yang senior-senior seperti niniak mamak dan datuak. Nggak laku DPR di keluarga, tetap jadi anak buah," ujar Arteria.

Dihubungi terpisah, Hasril mengakui sudah menyampaikan klarifikasi kepada Arteria, sedangkan soal minta maaf adalah bagian dari etika semata. Dia meminta kalimat klarifikasinya dibaca utuh.

"Baca utuh kalimat saya itu, jangan salah tafsirkan. Dia bilang, 'Bang, bisa saya share?' Silakan, saya juga ingin bantu kalau ada klarifikasi, tapi jangan dikatakan saya minta maaf, baca itu utuh dulu. Nanti bilang saya minta maaf oleh media itu salah itu," kata Hasril saat dihubungi hari ini.

Hasril merasa tak bisa dipolisikan karena tak ada yang salah dari pernyataannya. Dia juga mengatakan ada 400 pengacara Minang yang siap membantunya jika memang dirinya dipolisikan.

"Arteria kan sekarang posisinya minta bantu saya, saya bantu, saya bilang kan. Ndak ada celah dia kalau mau nuntut secara hukum, tapi dia saya posisikan dia itu adik saya, dari Minang gitu kan. Walaupun dia anggota DPR dan saya bukan siapa-siapa gitu kan, tapi saya punya wibawa, karena saya punya pemahaman tentang budaya gitu kan," ujarnya.

Halaman

(rfs/lir)