Massa Perusak Lapak-Kios di Kampung Bahari Jakut Sempat Lempari Polisi

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Jumat, 11 Sep 2020 19:59 WIB
Ilustrasi tawuran
Foto Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Sekelompok massa merusak lapak pedagang kaki lima (PKL) hingga kios di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Polisi saat ini masih mendalami motif dan memburu para pelaku.

"Motifnya ini lagi kami dalami, apa sih tujuan dia (massa) ke sana itu. Ribut antar apa ini. Ya kalau untuk hasil pengecekan kami tadi malam di TKP, itu diawali dengan ada segerombolan orang yang membawa senjata tajam," kata Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok AKP Paksi Eka Saputra, saat dihubungi, Jumat (11/9/2020).

Dia menjelaskan perusakan yang viral di media sosial ini terjadi di sekitar Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakut, Kamis (10/9) sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu sekelompok massa tiba-tiba datang dan melakukan perusakan.

"Kalau untuk kerusakan itu cuma ibaratnya kerusakan material kayak gerobak, kursinya aja nggak gerobak (warga). Kursinya dibalikin (massa), motor yang parkir di sekitar situ dijatuhkan," lanjutnya.

Polisi sempat mengamankan kejadian itu. Namun para pelaku saat itu melarikan diri ke pinggir rel kereta api dan melempari polisi dengan batu.

"Ketika kami giring ternyata mereka sudah sampai di rel. Sampai di rel, kita mencoba untuk masuk, ya, ada sedikit ini aja seperti lempar-lempar batu, segala macam. Kami tetap bertahan di luar, mengantisipasi kelompok tersebut keluar dari rel, ribut dengan warga yang lain. Itu, (massa) melempar kita. Ketika kita (polisi) mau masuk ke dalam rel, itu mereka ada upaya mencoba melempar (batu), kemudian mainkan kembang apinya, segala macam," ungkapnya.

Kelompok ini kabur usai menyerang polisi. Polisi masih menyelidiki para pelaku dan juga pemicu kejadian itu.

'Kalau untuk langkah ke depannya kami saat ini mendalami dulu, mendalami barang buktinya, dokumentasi yang ada, kami akan penyidikan lebih dalam. Kalau sudah ada titik terang, pelaku akan diberi tindakan. Kalau untuk motifnya masih kita pelajari, apa motifnya nih. Apa mengarah ke premanismenya kah. Apa memang ada kubu yang dicarinya, ini masih kita dalami," terangnya.

Untuk diketahui, sebuah video perusakan dan penyerangan polisi di Tanjung Priok, Jakut, viral di media sosial. Dari video dan narasi yang beredar di media sosial, peristiwa ini terjadi di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakut, dini hari tadi.

Ada mobil polisi yang terparkir di pemukiman dan kembang api yang dinyalakan. Diterangkan, massa melakukan perlawanan kepada polisi tersebut.

(mea/mea)