Ketua DPRD DKI Dorong Anies Terapkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro

Eva Safitri - detikNews
Jumat, 11 Sep 2020 10:40 WIB
Prasetyo Edi Marsudi
Foto: Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi (20Detik)
Jakarta -

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mendorong Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberlalukan pembatasan sosial berskala mikro. Prasetyo mengatakan pembatasan yang lebih ketat saat ini dinilai lebih penting.

"Karena memang wilayah di zona merah ini menjadi bahaya kalau tidak dijaga. Sudah lama Jakarta zona merah. Yang terpenting di sini, PSBB mikro dengan pengawasan di RT RT itu," kata Prasetyo, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (11/9/2020).

Prasetyo meminta Pemprov DKI memetakan wilayah zona merah hingga tingkat RT. Dengan begitu, pengendalian dapat dilakukan secara lebih detail.

Prasetyo juga meminta Pemprov DKI untuk terus bersinergi dengan TNI-Polri dalam pengawasan wilayah zona merah tersebut.

"Yang perlu dilakukan saat ini memang bekerja, mempererat sinergi dengan TNI-Polri mulai di tingkat kelurahan, dan hati-hati membuat statment yang bisa membuat IHSG anjlok," ujarnya.

Begitu juga dengan daerah penyangga di Jakarta, Prasetyo mendorong Anies terus melakukan koordinasi dengan pimpinan kota-kota penyangga agar kebijakan yang diambil DKI berjalan maksimal.

"Saya juga berpesan agar Gubernur mulai bersinergi dengan kepala daerah penyangga. Seluruh upaya dan kebijakan aturan dalam PSBB di DKI Jakarta harus juga dilakukan di daerah penyangga, harus linier ini, kalau enggak percuma bos," ucap Prasetyo.

Untuk diketahui, Anies sebelumnya menarik rem darurat dan akan memberlalukan PSBB total di Jakarta. PSBB ini akan berlaku mulai 14 September.

Juru Bicara Satgas COVID-19, Wiku Adisasmito menilai sudah seharusnya Pemprov DKI melakukan pembatasan yang lebih ketat karena kasus Corona makin naik. Dia menyarankan ada pembatasan sosial berskala mikro.

"Khusus daerah yang sedang menjalankan PSBB termasuk DKI Jakarta untuk daerah yang sudah pengendaliannya sudah lebih mikro daripada kota, maka kami harapkan kecamatan pun bisa juga melakukan pembatasan sosial berskala mikro, sehingga bisa betul-betul tempat yang memiliki penularan tinggi sesuai dengan data yang ada bisa dikendalikan dengan baik," kata Wiku saat konferensi pers secara virtual melalui akun YouTube Satpres, Kamis (10/9).

Tonton video 'Ramai Para Menteri Soroti Kebijakan PSBB Total Anies':

[Gambas:Video 20detik]

(eva/aud)