Polisi Jelaskan Duduk Perkara Pria Riau Ngaku Pembunuh Editor Metro TV

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 10 Sep 2020 15:42 WIB
Salah seorang anggota keluarga melepas seekor ayam jantan di atas pusara  Yodi Prabowo, editor Metro TV yang diduga menjadi korban pembunuhan usai dikuburkan di TPU Wakaf Rempoa, Tangsel, Sabtu (11/7/2020). Menurut pihak keluarga, pelepasan ayam tersebut sesuai tradisi karena yang meninggal masih berstatus perjaka atau belum menikah.
Pemakaman Alm. Yodi Prabowo (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Seorang pria asal Riau sempat diamankan Polda Metro Jaya karena mengaku sebagai pembunuh editor Metro TV, Yodi Prabowo. Namun, setelah diperiksa, pria itu dipastikan tidak terkait dengan kematian Yodi Prabowo.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat menjelaskan duduk perkara diamankannya pria yang mengaku pembunuh Yodi Prabowo itu.

"Jadi ada yang meng-upload, dia ribut sama temennya dan kemudian meng-upload 'kamu nggak tahu siapa saya, saya yang terlibat dalam pembunuhan Yodi'," kata Kombes Tubagus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (10/9/2020).

Tak disangka pengakuan pria tersebut terekam dan kemudian videonya tersebar di media sosial. Seseorang yang melihat video tersebut kemudian melaporkan hal itu ke pihak Metro TV dan keluarga Yodi Prabowo.

"Ada yang melihat itu lalu melaporkan ke Metro TV karena dia (Yodi) kerjanya di sana. Orang tuanya menyikapi, kami menindaklanjuti dan kemudian mengamankan orang tersebut," sebut Tubagus.

Penyidik pun kemudian memeriksa pria asal Riau tersebut. Tubagus pun mengatakan pihaknya juga mengundang perwakilan Metro TV untuk dimintai klarifikasi.

Hasil pemeriksaan, pria itu dinyatakan tidak terbukti melakukan pembunuhan Yodi Prabowo. Tubagus pun menegaskan penyebab kematian Yodi Prabowo masih sama dengan kesimpulan polisi, yakni diduga bunuh diri.

"Ternyata memang tidak benar dan sudah diklasifikasikan ke orang Metro TV juga kita undang untuk datang. Jadi sampai sekarang kita masih dalam kesimpulan yang pernah saya sampaikan (Yodi Prabowo bunuh diri)," jelas Tubagus.

Seperti diketahui, kasus Yodi Prabowo menyita perhatian publik beberapa waktu lalu. Jasad editor Metro TV tersebut ditemukan di pinggir Tol JORR, Ulujami, Jakarta Selatan, pada Jumat (10/8).

Hasil penyelidikan yang dilakukan Polda Metro Jaya hingga Polres Jakarta Selatan selama hampir dua pekan menyimpulkan kematian Yodi Prabowo akibat bunuh diri.

Tonton juga 'Soal Kematian Editor Metro TV, Polisi Masih Buka Diri':

[Gambas:Video 20detik]

(mei/mei)